Minggu, 14 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Jamaah Keluhkan Ketidaknyamanan Gunakan Paket Internet Haji, Ini Tanggapan XL Axiata

Esih Yuliasari

| 13 Juni 2024

| 10:00 WIB

Paket Internet Haji XL Axiata
Ilustrasi paket internet Haji XL Axiata. (FOTO: DOK. XL AXIATA).

EKBISBANTEN.COM – Akses internet kini menjadi salah satu kebutuhan dasar bagi banyak orang, termasuk para jamaah haji asal Indonesia. Sebelum berangkat melaksanakan rukun Islam kelima tersebut, biasanya para jamaah haji terlebih dahulu mengaktifkan paket internet haji.

Hal itu dilakukan agar komunikasi yang dilakukan dengan kelompok satu tim KBIH dan keluarga yang berada di Tanah Air bisa terus terjaga. Salah satu provider yang menyediakan paket internet haji adalah XL Axiata yang menyediakan paket mulai Rp90 ribu hingga Rp469.000 per 45 hari.

Belakangan, pelanggan mengeluhkan ketidaknyamanannya menggunakan paket internet haji XL Axiata. Hal itu terungkap dalam surat yang dibuat oleh salah satu pelanggan bernama Titi Purwitasari asal Kota Serang yang ditujukan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten.

Dalam surat tersebut, Titi mengungkapkan dirinya dan banyak jemaah haji pengguna XL mengalami trouble jaringan. Karena hal itu, Ia dan jemaah haji lainnya yang mengalami hal serupa menilai, XL Axiata tidak siap sebagai provider penyedia paket internet haji.

“Kami mengajukan permohonan atas ketidaknyamanan pengguna Provider XL Kuota Paket Haji, karena dari sekian banyak jemaah haji pengguna XL banyak yang mengalami trouble jaringan. Kami menilai XL tidak siap sebagai provider penyedia paket kuota haji,” katanya.

Akibat trouble jaringan tersebut, Titi menjelaskan selama di Mekkah dirinya menggunakan wifi fasilitas hotel. Ia pun mengaku khawatir proses haji dengan banyaknya jemaah terhambat proses komunikasinya bukan hanya dengan teman satu grup KBIH akan tetapi juga keluarga yang menantinya.

“Kejadian akibat kesulitan komunikasi itu pun dialami oleh saya di mana dalam proses ibadah saya terpisah dua kali dengan rombongan karena saya berangkat tanpa pasangan ataupun keluarga,” ujarnya.

Titi lantas memohon keadilan Perlindungan Konsumen terhadap provider untuk
dapat ke depannya lebih memperhatikan konsumen dan ketidaknyamanan ini tidak tejadi untuk jemaah di masa yang akan datang.

“Karena terdapat campur tangan evaluasi dari Pemerintah terhadap proses jual paket kuota haji dan umroh. Dengan wadah BPSK dan kewenangan berada di Pemerintah Provinsi Banten, mohon kiranya Bapak dapat menjembatani aduan ini sebagai pelaku konsumen Pengguna Provider XLPrioritas dan pembeli paket kuota haji dan umroh,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Head External Communication & Media Management XL Axiata, Henry Wijayanto angkat bicara. Ia menyampaikan terima kasih atas informasi yang disampaikan dan akan mengecek apa yang sebenarnya terjadi untuk kemudian ditindaklanjuti.

“Sebelumnya terima kasih atas informasinya, kami akan cek terlebih dahulu, dan kami akan menghubungi pelanggan yang bersamgkutan untuk memastikan kendala yang dihadapi,” pungkasnya.***

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top