Ini Tata Cara Salat Idul Fitri

8
Idul Fitri
Sejumlah warga Kabupaten Serang, Banten pulang ke rumah usai melaksanakan salat Idul Fitri. (Foto: Ismatullah/Ekbisbanten.com).

EKBISBANTEN.COM – Setelah satu bulan penuh berpuasa, hari ini Senin (2/5/2022), seluruh umat Muslim di Indonesia merayakan kemenangan yang suci, yang telah dinanti-nanti, yaitu Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Saat ini, semua orang akan berbondong-bondong menuju Masjid dan tempat lainnya untuk melaksanakan Salat Ied secara berjamaah. Lantas bagaimana tata cara salat Idul Fitri? Berikut tata caranya:

  • Syarat dan Rukun Salat Idul Fitri:

Syarat dan rukun sholat Idul Fitri tidak berbeda dari sholat lima waktu. Ada berbagai aktivitas, namun hukumnya sunah muakad atau dianjurkan.

  • Tempat Salat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri dikerjakan secara berjamaah. Tempatnya dapat di masjid atau lapangan.

  • Waktu Salat Idul Fitri

Waktu sholat Idul fitri dimulai dari matahari terbit hingga salat zuhur. Disunahkan melambatkan sholat Idul Fitri agar terbuka kesempatan luas bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat fitrah.

Sholat Idul Fitri dilaksanakan dua rakaat secara berjemaah dan terdapat khotbah setelahnya, seperti sholat Jumat.

Pada khotbah pertama, khatib disunahkan memulainya dengan takbir hingga sembilan kali. Sedangkan pada khotbah kedua membukanya dengan takbir tujuh kali.

  • Niat Sholat Idul Fitri

Sebelum sholat Idul Fitri, kita harus membaca niat. Lafaz niat sholat Idul Fitri sebagai makmum adalah:

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Taala.

Sedangkan jika jadi imam, lafaz niat salat Idul Fitri sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa

Artinya: Saya niat sholat sunah Idul Fitri dua rekaat sebagai imam karena Allah Taala.

  • Takbir

Rangkaian sholat Idul Fitri adalah takbiratul ihram sebagaimana sholat biasa. Setelah membaca doa iftitah, disunahkan takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama.

Di antara setiap takbir, dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar.

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

Kemudian membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan surat lainnya dan gerakan sholat lainnya. Saat rakaat kedua, takbir zawa-id sebanyak lima kali, antara takbir kembali membaca bacaan:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَاَللَّهُ أَكْبَرُ

Subhanalloh wal hamdulillah wa laa ilaha illalloh wallohu akbar.

Artinya: Maha suci Allah, segala pujian bagi-Nya. Tiada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar.

Itulah tata cara salat Idul Fitri. Semoga bermanfaat.*