Indonesia Power Kelola Sampah di Kota Cilegon Sebagai Energi Listrik

37
PT Indonesia Power
Walikota Cilegon Helldy Agustian (kedua dari kanan) bersama Direktur Utama PT Indonesia Power M Ahsin Sidqi (ketiga dari kiri) saat diwawancarai wartawan usai acara Uji Coba Perdana Operasional BBJP Pilot Plant di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Selasa (2/11/2021) (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menunjuk PT Indonesia Power untuk mengolah sampah di Kota Cilegon sebagai Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP). Nantinya, BBJP tersebut akan digunakan anak perusahaan PLN sebagai campuran batu bara guna menghasilkan energi listrik.

Direktur Utama PT Indonesia Power M Ahsin Sidqi mengatakan, penggunaan BBJP sebagai campuran batu bara dalam pengoperasian pabrik bertujuan guna menghasilkan energi listrik yang menguntungkan.

“Menggunakan biomassa dari sampah atau kayu itu tidak termasuk fosil, dia diperhitungkan sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT). Karbon yang dihasilkan tidak dihitung sebagai karbon kredit, jadi ini sangat menguntungkan bagi kami dengan mesin yang ada, kita bisa membuat EBT untuk membantu pak presiden,” katanya kepada wartawan usai acara Uji Coba Perdana Operasional BBJP Pilot Plant di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Selasa (2/11/2021).

Ahsin menyampaikan, perusahaan penghasil listrik tersebut membutuhkan 400 ton biomassa per harinya sebagai campuran batu bara agar energi listrik tetap dihasilkan.

“Saya kira satu hari minimal 400 ton kita butuh ini (biomassa-red). Sekarang kan masih sedikit, tapi kita tingkatkan skalanya sehingga nanti kolaborasi yang saling menguntungkan, kotanya bersih, energinya hijau, kemudian masyarakat sejahtera dan sehat. Saya kira itu tujuan kita bersama dan kita ketemu di titik yang sama,” ujarnya.

Sementara, Walikota Cilegon Helldy Agustian menuturkan pihaknya telah menandatangani kesepakatan kerjasama tersebut sejak Agustus 2021 lalu.

“Alhamdulillah ini merupakan inovasi baru Pemkot Cilegon. Kita bekerjasama, MoU sejak Agustus kemarin dengan Indonesia Power,” tuturnya.

Helldy berharap, kerjasama tersebut dapat berkelanjutan agar tumpukan sampah di TPSA Bagendung dapat berkurang dan juga membawa keuntungan bagi masyarakat Kota Cilegon.

“Harapan kami Mudah-mudahan kerjasama ini berkelanjutan agar sampah yang sudah sekian lama menumpuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Cilegon tentunya demi mengurangi sampah atau zero sampah di Kota Cilegon,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara tersebut Helldy sempat mencoba mengoperasikan alat pencacah sampah sekaligus meresmikannya.**