HPDKI Banten Produksi 10 Ribu Ekor Domba dan Kambing dalam Satu Bulan

320

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI) Provinsi Banten sebagai usaha koperasi yang sudah berdiri selama satu tahun mampu memproduksi 10 ribu ekor kambing dan domba setiap bulan.

Ketua HPDKI Provinsi Banten Ilham Mustofa mengatakan, HPDKI mempunyai visi menjadikan Provinsi Banten sebagai lumbung peternakan domba dan kambing di wilayah selatan, hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar daging di wilayah Tangerang dan Jakarta.

“Banten punya potensi ternak seperti Kabupaten Garut, hanya saja untuk pemenuhan kebutuhan daging masih disuplay dari luar Banten,” kata Ilham usai acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) HPDKI 2020 di SMK Peternakan Buana Madani yang dikelola yayasan Ahsanu Nadiyya Center, Kecamatan Curug, Kota Serang, Sabtu (7/11).

Saat ini kata Ilham, anggota aktif HPDKI Banten berjumlah 250 orang yang tersebar di berbagai wilayah seperti Tangerang, Serang dan Pandeglang.

“Pakan dan tempat jadi hal paling penting dalam usaha perternakan, oleh karena itu kita gecar menjalin mitra dan mencari anggota baru, dan dana dari anggota akan kita kelola dengan baik,” Imbuh Ilham.

Senada dengan Ilham, Ketua Koperasi Lumbung Ternak HPDKI Banten Ruyadi menjelaskan, untuk memperkuat bisnis domba dan kambing pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik itu pemerintah, swasta, media, dan masyarakat.

“Kita juga sedang menjalim mitra dengan Bank Jabar Banten (BJB) supaya ada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membantu permodalan,” katanya.

Saat ini HPDKI kata Ruyadi, sedang fokus pada program Fating (penggemukan) domba dan kambing dengan memberikan pakan yang berkualitas hingga bobot kambing dan domba mencapai 20 kilogran.

“Kita jual dengan harga satu kilogram domba/kambing betina di harga Rp45 ribu dan untuk jenis jantan harganya dikisaran Rp65 ribu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ahsanu Nadiyya Center yang juga mengelola SMK Peternakan Buana Madani Seno Aji menuturkan, sebagai anggota koperasi pihaknya akan terus mencetak para peternak muda sebagai persiapan untuk mewujudkan visi HPDKI.

“Sekarang anak muda banyak yang beralih ke sektor Industri, padahal peternakan punya potensi yang menjanjikan untuk anak muda, apalagi permintaan daging sangat tinggi,” pungkas Seno. (Raden)