Harga Minyak Global Pemicu Peningkatan Harga BBM

26
Dok. Ekbisbanten.com

EKBISBANTEN.COM – Peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM), dipicu oleh melonjaknya beban yang harus ditanggung Pertamina akibat melebarnya selisih antara harga keekonomian dan retail BBM.

Jarak antara harga keekonomian dengan harga retail bahan bakar minyak melebar karena tingginya harga minyak dunia.

Berdasarkan perhitungan Office of Chief Economist PT Bank Mandiri pada Desember 2021, dengan rata-rata harga minyak sebesar USD77,8/barel pada Desember 2021, selisih harga keekonomian dan harga retail dari Pertamax, Pertalite, dan Premium masing-masing sebesar Rp3.133/liter, Rp4.396/liter, dan Rp5.527/liter.

Namun begitu, dengan rata-rata harga minyak sebesar USD112,5/barel pada Maret 2022, jarak harga keekonomian dan harga retail dari Pertamax, Pertalite, dan Premium masing-masing meningkat signifikan menjadi Rp6.942/liter, Rp8.172/liter, dan Rp9.276/liter.

“Kami memperkirakan peningkatan harga Pertamax memiliki dampak yang relatif minimal terhadap perekonomian Indonesia. Dampak yang minimal tersebut disebabkan oleh konsumsi Pertamax yang hanya mewakiili 13 persen dari total konsumsi bensin, atau hanya sekitar 4 juta kiloliter,” jelas keterangan tersebut.

Pihaknya juga memprediksi kedepan, peningkatan harga Pertamax dapat memicu peningkatan harga Pertalite.

“Kami menilai dengan besarnya selisih antara harga keekonomian dan harga retail Pertalite saat ini, akan sangat mungkin terjadi penyesuaian terhadap harga Pertalite kedepannya,” tutup keterangan tersebut. ***