Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Kabupaten Serang Anjlok

17
Salah satu pedagang di Pasar Bojonegara Kabupaten Serang saat melayani pelanggan, Selasa (17/5). FOTO/TB MASKUR/EKBISBANTEN.COM)

KABUPATEN SERANG, EKBISBANTEN.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Serang seperti Pasar Bojonegara dan Pasar Serang, mulai kembali turun setelah sebelumnya harga yang mengalami kenaikan menjelang lebaran. Diketahui Turunnya harga tersebut terjadi sejak H+7 pasca lebaran.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Perdagangan pada Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari mengatakan, kebutuhan pokok yang turun harga antara lain cabai rawit merah dari sebelumnya Rp 55 ribu kini Rp 35 ribu per kilogram.

Cabai rawit hijau sebelumnya Rp 40 ribu turun menjadi Rp 35 ribu, cabai rawit merah besar sebelumnya Rp 55 ribu turun Rp35 ribu, cabai merah kriting semula Rp 40 ribu turun menjadi Rp 30 ribu perkilogram.

Kemudian daging sapi murni yang semula Rp170 ribu perkilogram turun menjadi Rp150 ribu perkilogram dan daging ayam broiler Rp45 ribu turun menjadi Rp40 ribu perkilogram.

“Kenaikan harga bahan pokok itu terjadi pada tanggal 1 mei atau H-1 lebaran. Sekarang sudah banyak yang turun,” kata Titi melalui pesan WhatsApp, Selasa (17/5/2022).

Menurut Titi, turunnya harga kebutuhan pokok tersebut lantaran permintaan konsumen sudah tidak terlalu tinggi. Selain itu pasokan barang juga masih aman.

“Kalau pas mau lebaran itu kan permintaan banyak, kalau sekarang gak terlalu, jadi turun,” katanya

Sedangkan kebutuhan pokok lainnya, kata Titi masih stabil, seperti gula Rp 14 ribu, beras Rp 9.600, minyak goreng kemasan Rp 24 ribu, minyak goreng curah Rp 18 ribu, terigu Rp 11 ribu, kacang tanah Rp 28 ribu, kacang kedelai Rp13 ribu, bawang merah Rp 40 ribu dan bawang putih Rp 28 ribu.

“Terkait harga bahan pokok ini kami rutin melakukan pemantauan ke beberapa pasar yang ada di Kabupaten Serang. Pemantauan dilakukan setiap hari senin dan kamis,” pungkasnya. ***