Gubernur Banten Siap Laksanakan Arahan Presiden Jokowi Dalam Penanganan dan Pencegahan Covid-19

18
Gubernur Banten Wahidin Halim

SERANG,EKBISBANTEN.COM – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengikuti Rapat Koordinasi Arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkaitan dengan Penanganan Kasus Covid-19 secara virtual dari Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, Senin (7/2/2022).

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, Danrem 064/MY Brigjen TNI Yunianto beserta seluruh kepala daerah dan Forkopimda se Indonesia.

Seusai mengikuti Rakor, Gubernur WH mengungkapkan dirinya siap melaksanakan segala yang diarahkan oleh Presiden Jokowi dalam penanganan Pandemi Covid-19 serta berbagai bentuk pencegahan akan dilakukan.

BACA JUGA : Surat Edaran Gubernur, Pemprov Banten Terapkan PTM 25 Persen

“Ada beberapa poin tadi yang ditekankan oleh Presiden, pertama peningkatan vaksinasi dan yang kedua pengaktifan kembali Satgas Covid-19 dalam rangka penerapan Prokes di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Gubernur WH, Presiden Jokowi juga mengingatkan Kepada Daerah yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 untuk menyiapkan berbagai infrastruktur dalam rangka persiapan antisipasi lonjakan kasus.

Infrastruktur itu seperti tempat isolasi terpusat, Rumah Sakit Rujukan, kamar dan tempat tidur di setiap RS Rujukan, serta Tenaga Kesehatan (Nakes), Oksigen dan penunjang lainnya.

“Intinya Pemprov Banten sudah siap terhadap apa yang menjadi penekanan oleh Presiden tadi, karena kita sudah belajar dari pengalaman penanganan puncak kasus Covid-19 tahun lalu,” jelas Gubernur WH.

Terkait kesiapan RS rujukan dan kamar perawatan pasien, saat ini Pemprov Banten sudah meningkatkan jumlah tempat dari yang awalnya 2.000 ditambah menjadi 2.950 bad. Selain itu untuk ketersediaan oksigen, Pemprov Banten juga sudah menyiapkan, termasuk untuk Nakes dan suplay obat-obatan. “Semuanya sudah kita siapkan,” pungkasnya.

Terhitung sampai hari Minggu (6/2/2022) kemarin, jumlah kasus yang terkonfirmasi mencapai 4.649 kasus perhari. Namun berbeda dengan peningkatan kasus Covid-19 varian Delta bulan Juli 2021 lalu, pasien yang saat ini terpapar rata-rata melakukan isoman di rumah masing-masing.

“Sehingga hunian di RS saat ini baru terisi 16 persen, meskipun angka kasus hariannya tinggi,” tutur Gubenur WH.

Meski demikian, Pemprov Banten terus melakukan pengawasan terhadap mereka yang sedang isoman, termasuk pada persoalan ketersediaan obat-obatan. “Kita suplay, semuanya aman,” tutupnya.***