Garuda Targetkan Pendapatan 40% dari Tahun Lalu

| Kamis, 3 September 2020

| 21:08 WIB

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Maskapai Garuda Indonesia menargetkan pendapatan tahun 2020 ini sekitar 40% dari realisasi pendapatan perseroan pada 2019. Hal tersebut karena operasional perusahaan terdampak pandemi Covid-19.

[adrotate group="5"]

Dilansir dari Investor.id (Kamis (3/9). Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Ade R Susardi menyampaikan, perusahaannya sangat terdampak pandemi Covid-19. Sejak Februari 2020, Garuda mencatat tren penurunan penumpang yang puncaknya terjadi pada Mei 2020 karena ada pelarangan mudik yang dikeluarkan pemerintah.

“Kami pernah berada di titik paling buruk pada Mei. Perbandingannya itu pada tahun 2019, kami mengoperasikan 400 penerbangan per hari rata-rata. Pada Mei 2020 saat pemerintah melarang mudik, jumlah penerbangan itu satu harinya hanya 30 dan setengahnya pun kargo,” ungkap Ade dalam diskusi online, Kamis (3/9).

Namun, dia melanjutkan, kondisi industri jasa penerbangan mulai menggeliat. Saat periode libur panjang akhir pekan pada Agustus 2020, pihaknya melakukan 170 penerbangan per hari dengan jumlah penumpang mencapai 9.000 orang dalam satu hari.

“Sekarang rata-rata jumlah penumpang per harinya sebanyak 7.000-8.000 penumpang. Kami harapkan semua menjadi lebih baik dan jumlah penumpang lebih banyak dan hal itu yang bisa menyelamatkan Garuda,” imbuh Ade.

Garuda Indonesia, sebut dia, menargetkan dapat melayani 10.000 penumpang per hari pada Desember 2020 dan mampu mencatat pendapatan 40% dari pencapaian tahun lalu.

“Target kami sampai Desember 2020 bisa di 40% dari revenue tahun lalu,” ujar Ade. (*/Rohman)

]]>

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top