Garuda Indonesia Gelar RUPS Tahunan 2020

162
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di auditorium gedung manajemen Garuda Indonesia, Jumat (5/6).

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Garuda Indonesia selenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dihadiri oleh 90,2 persen dari keseluruhan pemegang saham garuda.

Sebelumnya kinerja tahun 2019, Garuda berhasil membukukan laba bersih sebesar USD 6,98 juta dengan kenaikan 5,59 persen dari pencapaian tahun 2018, yaitu sebesar USD 4,57 Miliar. Garuda Indonesia mencatat perolehan positif pada laba usaha dengan nilai sebesar USD 147,01 juta.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, capaian ini dapat diraih melaui strategi quick wins priority yang dijalankan perusahaan

“Melalui penguatan budaya perusahaan berbasis people, proses dan teknologi serta strategi peningkatan pendapatan dan peninjauan atas struktur biaya perusahaan,” dalam keterangannya kepada Ekbisbanten, Jumat (5/6).

Menanggapi kesiapan Garuda Indonesia memasuki Era New Normal, Irfan Setiaputra mengatakan kunci utama dalam menghadapi era ini adalah dengan menjaga kesinambungan keberlangsungan bisnis perusahaan dengan tren supply dan demand di era normal.

“Efisiensi menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi era new normal ini. Mindset bisnis penerbangan harus terus berevolusi dengan realitas kondisi yang ada,” katanya.

Ia melanjutkan, Garuda Indonesia juga melakukan serangkaian pemulihan kinerja dengan focus utama memastikan beban operasi bergerak dinamis dengan tantangan kinerja saat ini.

“Garuda Indonesia mengoptimalisasi lini bisnis kargo melalui pemanfaatan kompartmen penumpang untuk memaksimalkan angkutan kargo,” tutupnya. (Rohman)