Gandeng Untirta, Kabupaten Pandeglang Akan Miliki Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2024

34
(kiri) Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Rektor Untirta Fatah Sulaiman meresmikan pembangunan kampus Untirta di Cadasari, Pandeglang. Foto/Raden/ekbisbanten.com

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Tahun 2024 mendatang, Kabupaten Pandeglang akan memiliki perguruan tinggi negeri (PTN) guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkopeten.

Langkah tersebut direalisasikan oleh Pemkab Pandeglang dengan menggandeng Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) untuk membangun kampus baru di Kampung Kaduela, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, dengan adanya PTN di Pandeglang diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Pandeglang yang masih rendah.

“Ini mimpi besar masyarakat Pandeglang. Kami ingin sumber daya manusia di Pandeglang bisa terdepan di Banten dengan memaksimalkan potensi agraria di Pandeglang,” kata Irna dalam konferensi pers agenda Pembangunan Lahan Persiapan Kampus Untirta di Cadasari, Rabu (9/3).

Irna melanjutkan, pemerintah Kabupaten Pandeglang akan mengibahkan tanah seluas 20 hektar untuk pembangunan kampus Untirta yang fokus pada pertanian dan berbagai keilmuan lainya, guna mendongkrak perekonomian di Kabupaten Pandeglang menjadi lebih baik lagi.

“Kalau minta 20 hektar kecil, kami harap Untirta bisa membangun kasawan Banten Selatan itu bisa maju, kami juga rindu ingin memiliki perguruan tinggi negeri,” ujar Irna.

“Memang Pandeglang itu daerah agraris, semoga faritas lokal kami mendunia dan (Untirta) bisa memberdayakan masyakaat, ini juga akan memberikan multiple efect dengan adanya pembangunan ekonomi baik infrastruktur maupun perekonomian masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Rektor Untirta, Fatah Sulaiman menyampaikan, proses pembangunan Untirta di Pandeglang akan dilakukan secara bertahap, langkah awal usai melakulan pembersihan lahan Untirta akan membangun gedung guna memfasilitasi kegiatan para akademisi dan masyarakat dalam memaksimalkan pertanian di Pandeglang.

“Yang pertama ada gedung utama, yakni tempat berkumpulnya para pakar pertanian. Bukan hanya pertanian, nanti juga akan ada multi disiplin ilmu, kebun percobaan objek risert, identifikasi pendataan akan ada gedung posko juga untuk, diskusi, pelatihan dan mungkin nanti ada penyuluhan kepada pemuda Pandehlang,” kata Fatah.

Untuk menyiapkan pembangunan kampus Untirta, pihaknya juga sudah mengajukan proposal kepada islamic development bank, guna menghemat biaya pembangunan.

“Jadi bisa ada penghematan untuk pembangunan infrastruktur, minimal selevel vokasi. Itulah komitmen kami untuk kampus Untirta di Pandeglang,” tegas Fatah.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pandeglang Suraji menambahkan, lahan yang dihibahkan pemerintah kepada Untirrta yakni seluas 6,88 hektar.

“Jadi lahan tersebut sudah tersertifikasi, kalau total keseluruhan ada 20 hektar semoga bisa dihibahkan juga,” tutup Suraji. **