Gali Pototensi Film, Anak Muda Pandeglang Berkreasi Lewat Menes Film

| Senin, 6 Februari 2023

| 20:23 WIB

Komunitas Menes Film, Menes-Pandeglang ( Foto: Hasim for ekbisbanten.com)

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Film merupakan suatu industri kreatif yang banyak sekali peminatnya, berbicara perihal film pasti tidak akan ada habisnya, apalagi film-film yang sudah menduduki rating tinggi serta alur cerita yang dibuat begitu menarik tak jarang mendapatkan sejumlah penghargaan bergengsi, Senin (06/02/2023)

Industri perfilman di Indonesia saat ini memang sedang gencar memproduksi film yang baik dan menarik, banyak film-film bergengsi dengan berbagai genre menunjukkan taringnya dengan mengangkat kehidupan budaya lokal Indonesia.

Melihat potensi dan peluang dalam industri film itu menarik, hal tersebut membuat banyak sekali anak muda yang kini terjun dalam industri perfilman, dengan kreativitas dan kolaborasi mereka mampu menciptakan film yang tak kalah bagus dengan film-film yang secara proporsional di produksi.

Hal tersebut dilakukan juga oleh Hasim Fauzi dan kawan-kawan nya, guna menyalurkan kreativitas di bidang perfilman mereka membentuk komunitas Menes Film.

Alasan Hasim membentuk Menes Film ini karena dia ingin memberdayakan potensi anak muda khususnya di bidang audiovisual.

“Alasan nya kenapa sekarang Hasim membentuk komunitas Menes film itu yang pertama sebagai wadah kreator-kreator Menes, banyak juga kan potensi-potensi yang ada di Menes itu harus dikasih wadah, intinnya lebih kayak Pengen ngembangin potensi yang ada di Menes khususnya dibagian Senin audiovisual,” kata Hasim.

Walaupun namanya Menes Film, Hasim menjelaskan bahwa karya-karya mereka bukan hanya terfokus di daerah Menes saja, tetapi mereka juga turut mengangkat isu dan budaya yang ada di Pandeglang.

“Awal perencanaan memang ke lokal dulu nih, kan sesuai nama nya Menes Film yang fokus ke daerah, tetapi sekarang-sekarang kita ngga menfokuskan di Menes biar yang lain tereksplor, seperti film Dodot yang kita produksi itu di Saketi, karena khusunya di Pandeglang itu kan banyak budaya yang menarik untuk diangkat menjadi film,” jelasnya.

Dengan alat yang sederhana, sekumpulan anak muda dari Menes-Pandeglang ini telah berhasil membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berprestasi, Menes Film kini sudah berhasil memproduksi banyak film sampai dapat penghargaan di ajang festival film Banten.

”Tahun 2018 kita produksi film dengan judul Sugesti, kemudian di tahun yang sama kita ikut ajang penghargaan kita masuk kategori film terbaik, walaupun kita tidak dapet juara tapi bersyukur bisa masuk nominasi 3 terpilih, Kemudian kita produksi Human Andres dengan alat seadanya, yang penting kita bisa belajar dari apa yang udah kita buat, di tahun berikutnya kita produksi film Yang berjudul Rumah Gondok dan Kelor,”

”Kemudian tahun 2021 kita ikut festival film Banten lagi, kita tau dalam membuat film biaya itu menentukan sebuah karya yah, tapi kami pas 2021 dengan budget Rp 80 ribu kita bisa memproduksi film dan kami berhasil mendapatkan film terbaik dan aktor terbaik. Di pertengahan Tahun 2022 kita produksi the boy, dan November ada info dibuka festival film Banten 2022 akhirnya Menes film memproduksi lagi dan Alhamdulillah kita dapet film terbaik, dengan judul film Asing,” tambahnya.

Ditengah kreativitas anak muda Pandeglang yang makin baik khususnya di industri film Hasim juga berharap kedepannya karya mereka bisa menjadi peluang ekonomi.

”Harapan utamanya kita pengen menjadikan Menes film ini menjadi peluang ekonomi, tidak hanya menjadi wadah potensi tapi bisa menghasilkan uang juga karena tanpa kita pungkiri seni pun butuh biaya dan apresiasi,” harapnya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top