FIFGROUP Tanam 4.500 Pohon Endemik di 55 Titik se-Indonesia

27
Seremoni simbolis penyerahan bibit pohon yang dilakukan oleh Cabang FIFGROUP secara serentak oleh Human Capital (HC), General Support (GS), & Corporate Communication Director FIFGROUP Esther Sri Harjati (kiri atas) dan Chief of Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Yulian Warman (kiri baris kedua) secara virtual. Foto: Istimewa

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM – PT Federal International Finance (FIFGROUP) menanam 4.500 pohon endemik secara serentak di 55 titik se-Indonesia dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

Penanaman pohon oleh salah satu anak perusahaan PT Astra International bertajuk “Penanaman Pohon Endemik FIFGROUP 2021” tercatat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk penanaman pohon Endemik (pohon ketapang dengan nama latin Terminalia catappa), Senin (28/6).

“Penyebab perubahan iklim ini tidak hanya karena bencana alam saja, tetapi juga akibat yang dilakukan oleh manusia itu sendiri. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, di Indonesia sendiri setidaknya 1.649.258 hektar hutan habis terbakar pada tahun 2019, 296.757 hektar pada tahun 2020, dan hingga akhir Mei tahun 2021 ini, sekitar 29 ribu hektar hutan terbakar. Besarnya kebakaran hutan ini diperparah oleh pembakaran hutan untuk pembebasan lahan serta perluasan area pembangunan, belum lagi penebangan pohon illegal, tentu akan lebih banyak lagi pohon yang hilang di bumi ini, tak terkecuali Indonesia,” kata Human Capital (HC), General Support (GS), & Corporate Communication Director FIFGROUP Esther Sri Harjati dalam keterangan tertulis.

Terdapat total 4.500 pohon endemik Indonesia yang ditanam oleh 55 cabang FIFGROUP yang tersebar di seluruh Indonesia. Perlu diketahui, pohon atau tanaman endemik adalah pohon atau tanaman yang keberadaannya unik di suatu wilayah dan tidak ditemukan di wilayah lain secara alami.

“Dengan hilangnya banyak pohon akibat bencana alam dan ulah manusia, timbullah bencana yang lain, seperti kekeringan, banjir, dan juga longsor. Sesuai dengan Tujuan 13 pada Sustainable Development Goals (SDGs) tentang perubahan iklim, maka kita harus mengambil aksi segera untuk memerangi perubahan iklim dan dampaknya yang tadi telah disebutkan, seperti kekeringan, banjir serta longsor. FIFGROUP sebagai bagian dari ASTRA senantiasa melaksanakan Pilar Penghijauan yang diwujudkan dalam komitmen pengelolaan lingkungan serta program-program perbaikan lingkungan lainnya,” katanya.

Chief of Corporate Communication & Corporate Social Responsibility (CSR) FIFGROUP Yulian Warman mengatakan bahwa kegiatan bertajuk “Hijaukan Bumi dan Lingkungan bersama FIFGROUP” menjadi peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

“Pemilihan bibit pohon endemik juga bertujuan agar keberlangsungan ekosistem pohon endemik terus terjaga. Program ini telah dipersiapkan dengan konsultasi dengan dinas terkait di 55 titik penanaman ,” ungkap Yulian sembari menjelaskan bahwa program ini didukung oleh Dana Sosial Syariah FIFGROUP.

Senior Manager MURI Awan Rahargo smengcapkan terima kasih kepada keluarga besar FIFGROUP yang telah melakukan gerakan mulia yaitu penanaman 4.500 pohon endemik di Indonesia secara serentak di 55 titik tersebar seluruh Indonesia.

“Oleh karenanya ini telah mampu dicatat sesuai dengan syarat dan kriteria MURI sebagai pencatat peristiwa-peristiwa superlatif. Dengan bangga dan hormat, serta sudah disaksikan oleh manajemen FIFGROUP dan rekan FIFGROUP, kami MURI memberikan penghargaan kepada FIFGROUP,” katanya.

Dalam kurun waktu 10 tahun dari 2011 – Mei 2021, FIFGROUP sudah melakukan tanam pohon sebanyak 80.564 pohon. Dan FIFGROUP berupaya untuk dapat terus berkontribusi secara berkesinambungan dalam menjaga dan memelihara alam serta lingkungan.

Pohon Ketapang menjadi pilihan
Bibit pohon endemik yang dipilih adalah Ketapang yang merupakan jenis pohon tepi pantai yang rindang. Meskipun demikian ketapang dapat hidup dimana saja serta memiliki nilai ekonomis dan ekologis dalam pemulihan kawasan hulu sungai.

Kriteria lokasi pelaksanaan penanaman pohon endemik ini diutamakan area rawan bencana banjir atau longsor di tiap daerah. Namun untuk beberapa lokasi cabang yang sulit akses, maka akan ditanam pohon yang mudah diperoleh.

“Kegiatan ini sungguh diperlukan khususnya di daerah rawan banjir dan longsor karena selain menjaga ekosistem, pohon-pohon ini nantinya juga akan dapat melindungi generasi anak cucu kita di masa yang akan datang. Ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial perseroan kepada bumi kita tercinta, Indonesia,” kata Kepala Cabang FIFGROUP Cilegon Wira Hadi Wijaya. (*/ismet)