Minggu, 16 Juni 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Dukung Penerapan PPKM Darurat, XL Center Sediakan Layanan Online XL/AXIS #dariRUMAHsaja

Admin

| 9 Juli 2021

| 07:07 WIB

Meskipun ada layanan online, sebagai salah satu sektor esensial maka selama masa PPKM Darurat ini, terdapat beberapa gerai XL Center yang juga masih tetap dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan jumlah petugas terbatas.

Bila pelanggan yang memang harus datang secara fisik ke gerai XL Center tetap bisa terlayani. Beberapa gerai XL Center yang buka selama PPKM Darurat di Jabodetabek adalah, XL Center Axiata Tower, XL Center Fatmawati dan selebihnya bisa di cek di https://www.xl.co.id/id/bantuan/xlcenter-lokasi, dengan jam buka yang mengikuti aturan PPKM, yaitu Senin – Minggu ( pukul 09.00 – 16.00 WIB).

XL Axiata telah menerapkan protokol kesehatan di seluruh gerai XL Center, antara lain berupa tatacara baru di pusat layanan pelanggan untuk mengurangi interaksi langsung pelanggan dengan petugas dan perangkat layanan lainnya. Kapasitas pengunjung dan petugas di batasi hanya 50%, dari saat datang, pelanggan diminta mencuci tangan, menggunakan masker, dan mendapatkan nomor antrian melalui SMS.

Dengan menggunakan nomor antrian melalui SMS, pelanggan bisa memperkirakan waktu menunggu giliran mendapatkan pelayanan petugas, sekaligus mengurangi penumpukan pelanggan di ruang tunggu. Meja layanan juga disekat dengan kaca akrilik yang membatasi petugas dengan pelanggan. Selain itu, penyemprotan disinfektin juga dilakukan setiap hari.

Menjaga keamanan data pelanggan

Untuk layanan ganti SIM Card, XL Axiata menerapkan ketentuan yang ketat untuk menjaga keamanan data pelanggan dari tindak kejahatan. Untuk itu, pelanggan yang mengajukan permohonan ganti SIM Card harus memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu menginfokan nomor E-KTP, Nomor KK yang terdaftar saat Registrasi awal, nomor-nomor yang pernah dihubungi, tanggal isi pulsa terakhir dan paket terakhir yang diaktifkan.

“Ketentuan yang ketat ini harus kami lakukan demi menjaga keamanan data pelanggan sendiri. Karena itu kami mohon pengertian dari para pelanggan, bahwa jika kami ketat dalam aturan, itu demi kepentingan pelanggan sendiri. Ketat tidak berarti mempersulit. Ketat bisa jadi mudah jika pelanggan bisa memenuhi semua persyaratan yang berlaku, termasuk menyebutkan nomor-nomor yang telah dihubungi, “ jelas Novan. (*/ismet)

]]>

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top