DPRD Cilegon Setujui Perubahan Perda Uji KIR

15
Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon (Foto :Ekbisbanten /Abdur Rohman)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon setujui perubahan Peraturan Daerah (Perda) yang diusulkan Walikota Cilegon Edi Ariadi tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor (RKB) pada Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (3/7).

Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, Usulan perubahan Perda nomor 2 tahun 2012 tentang retribusi pengujian kendaraan bermotor didasarkan pembaharuan penggunaan Smart Card pada uji KIR.

“Adanya inovasi smart card pada uji KIR akan memakasimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 17 ribu kendaraan wajib uji kendaraan,”kata Edi saat rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon yang bertempat di Gedung DPRD Kota Cilegon.

Ia mengatakan, dengan adanya Inovasi uji KIR bertujuan memaksimalkan akuntabilitas dan transparansi anggaran untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Cilegon.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RKB Subhi mengatakan, dengan menggunakan smart card akan berdampak positif terhadap pelayanan uji KIR.

“Tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga keterbukaan atau transparansi pendapatan daerah,” katanya.

Ia mengatakan, dengan disetujuinya Perda ini maka inovasi uji KIR dengan smart card bisa secepatnya direalisasikan.

“Setelah ditetapkan, fasilitasnya yang menunjang inovasi ini bisa disiapkan. Jadi pembayaran uji KIR bisa lewat transfer Bank” katanya.

Tutup Subhi, nantinya setiap kendaraan akan mendapatkan smart card sebagai pengganti buku KIR. Jadi setiap satu kendaraan akan dapat satu smart card. (Rohman)