Diyah Rahmawati Depak Atlet Catur Peraih Gelar Fide Master di Pornas Korpri 2023

| Minggu, 16 Juli 2023

| 19:22 WIB

Diyah Rahmawati, atlet catur andalan Provinsi Banten (kiri) saat bertanding melawan atlet catur peraih gelar Fide Master Kadek Iin Dwijayanti dari Kementerian PUPR RI (kanan) pada Pornas Korpri 2023, Minggu, 16 Juli 2023. (FOTO: BIRO ADPIM SETDA PROVINSI BANTEN FOR EKBISBANTEN.COM)

EKBISBANTEN.COM – Diyah Rahmawati, atlet catur andalan Provinsi Banten mendepak atlet catur peraih gelar Fide Master Kadek Iin Dwijayanti dari Kementerian PUPR RI.

Gelar Fide Master merupakan salah satu gelar resmi yang dapat diterima pemain catur dari Federasi Catur Internasional (FIDE).

Gelar Fide Master ini adalah gelar tertinggi ketiga yang dapat dicapai seorang pemain, setelah gelar grandmaster dan master internasional.

BACA: Hari Pertama Pornas, Tim Catur Provinsi Banten Singkirkan BMKG dan Kemenag

Diyah berhasil mendepak Kadek pada babak keempat dari tujuh babak yang dipertandingkan pada Pornas Korpri ke-XVI 2023.

Menurut Diyah, pertandingan melawan Kadek ini cukup menguras emosi dari tiga pertandingan sebelumnya, terlebih bidakan anak catur Diyah berada pada posisi hitam atau bertahan.

“Serangannya dari awal sudah terasa, apalagi dia kan pemain catur profesional yang memiliki elo rating cukup tinggi. Jadi saya sangat berhati-hati menjalankan anak catur. Karena sedikit saja pertahanan saya lemah, pasti akan dihajar habis,” kata Diyah seusai bertanding, Minggu (16/7/2023).

BACA: Tim Basket Provinsi Banten Sikat Kementerian ESDM di Pornas Korpri

Tapi syukurnya, dengan posisi itu Diyah bisa menjaga benteng pertahanannya. Sampai ketika ada sedikit salah langkah dari Kadek, Diyah langsung ambil kesempatan itu untuk menyerang sampai posisi itu berbalik.

“Diyah menyerang dan Kadek bertahan, karena banyak perwira dan prajuritnya yang saya habisi, termasuk menterinya,” ujar Diyah.

Pada pertandingan sebelumnya, Diyah juga berhasil mengalahkan Master Nasional Wanita (WNM) dari Jawa Barat Ai Jakiah, sedangkan dengan WNM Kemenpora, Stefani, Diyah mempertahankannya sampai draw.

BACA: Pattiro Banten: PT BGD Adalah Lembaga Publik, Wajib Buka Laporan Keuangan ke Publik

“Saya sudah dapat poin 3 setengah. Sisa pertandingan tinggal tiga babak lagi. Insya Allah untuk lawan yang akan dihadapi lebih mudah, karena dengan Kadek ini lawan yang dianggap paling berat. Sehingga peluang kita untuk juara masih terbuka,” ujarnya.

Manager Cabor Catur Beni Ismail merasa bangga atas kemenangan yang diperoleh oleh salah satu atletnya itu. Semula memang harapan untuk menang itu kecil, karena melihat kapasitas lawan. Tapi kemudian, setelah berjalan Diyah ternyata bisa melaluinya dengan baik.

“Kadek menyerah, meskipun masih bisa bertahan. Dia atlet yang sportif juga, karena pada posisinya yang sudah kehilangan banyak prajurit dan perwira, sementara posisi rajanya sudah terkepung, ia lebih baik menyerah daripada tetap melawan yang hanya mengulur waktu saja,” jelasnya.

BACA: DPRD Banten Minta Al Muktabar Evaluasi PT Banten Global Development

Selain atlet perorangan putri, pada babak pertama Catur Putra bertanding melawan Kemenag RI dengan hasil menang 3 :1. Sehingga masih ada dua pertandingan lagi untuk hari ini.

“Total Atlet kita ada 5, pelatih 1, manager 1,” katanya.*

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top