Distan Pandeglang Bantu Petani Lewat Program KUR

180

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang mendukung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian sebagai upaya untuk membantu permodalan petani yang pelik akibat Covid-19.

Account Officer Bank BRI Cabang Labuan Didit Rusbandi mengatakan, sosialisasi KUR sektor pertanian sedang gencar dilaksanakan oleh Distan Kabupaten Pandeglang termasuk Bank BRI sebagai penyalur KUR.

“Pihak lain yang juga mendukung agenda ini ialah Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cibaliung yang dihadiri oleh pelaku utama dari 4 kecamatan Cibaliung, Cimanggu, Sumur dan Cibitung, penyuluh pertanian wilayah IV Pandeglang, serta bidang sapras,” kata Didit, Jumat (14/8).

Didit menuturkan, syarat untuk mengajukan pinjaman modal dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sangat mudah yaitu foto, KTP, KK, buku nikah, SKU dan NPWP.

“Tetapi ada yang lebih penting lagi petani harus memiliki lahan dan usaha produktif di bidang pertanian yang memiliki nilai ekonomi,” imbuhnya

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Mitra Tani Mandiri Pandeglang Madrowi mengatakan, sebagai salah satu pihak yang memanfaatkan KUR sektor pertanian, ia mengalihfungsikan lahan sawahnya seluas 0,5 hektar menjadi lahan untuk budidaya tanaman hortikultura seperti, mentimun, labu air, kacang panjang, cabai, oyong dan papaya california yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Saya sangat mengapresiasi upaya kementrian Pertanian (untuk mendorong penyaluran layanan KUR dengan bunga 6 persen per tahun, saya sangat terbantu sekali dalam mengakses modal usaha budidaya timun jepang, alhamdulillah hasil panennya melimpah sehingga bisa mengembalikan modal tepat waktu,” paparnya.

Ia mendapat suntikan modal sebanyak Rp30 juta dari KUR dengan angsuran Rp1.329.700/ bulan selama 2 tahun. Selain Bank BRI, bank lain yang juga mendukung KUR sektor pertanian diantaranya Bank BNI, Bank BJB dan Bank Mandiri.

“Semoga teman-teman saya yang tergabung dalam kelompok tani, juga bisa memanfaatkan kemudahan akses modal untuk usaha di bidang pertanian ini,” pungkas Mardowi. (Raden/AM)