Direktur Binaan Haji & Umrah Monitoring Pelaksanaan Manasik Haji ke KBIH Al-Inayah

313

Cilegon РDirektur Binaan Haji & Umrah Kementrian Agama Republik Indonesia Khoirizi Dasir memonitoring kegiatan bimbingan manasik haji yang dilaksanakan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Inayah, dihalaman  Pondok Pesantren Al-Inayah.

Kegiatan monitoring dihadiri oleh,
Staf Ahli Menteri Agama Oman Fathurohman, Staf Khusus Menteri Agama Hadi Rahman, dan Kepala Biro Perencanaan Kemenag RI Ali Rokhmat, serta Rahmatullah Seketaris KBIH Al-Inayah.

Seketaris KBIH Al-Inayah Rahmatullah mengatakan, kunjungan monitoring yang dilakukan oleh rombongan Direktur Binaan Haji memang sudah terjadwal sebelumnya akan tetapi kunjungan ini tidak dilaksanakan keseluruh KBIH yang ada di Kota Cilegon.

“Kunjungan Direktur Binaan Haji ke KBIH Al-Inayah didampingi Staf ahli Kementerian Agama dan Biro Perencanaan Haji, dalam rangka memonitoring sekaligus memberikan bimbingan manasik haji,” katanya.

Untuk wilayah Cilegon tahun 2019 KBIH Al-Inayah akan memberangkatkan 509 jamaah haji, jumlah ini lebih besar dari tahun 2018.

“Alhamdulillah pada tahun 2018 kita memberangkatkan 486 jemaah, tapi pada tahun 2019 ini kita memberangkatkan 509 jamaah,” katanya.

Rahmatullah berharap, penyelenggaraan jamaah haji tahun ini, pemerintah memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya mulai dari pemondokan, tranportasi, katering dan lainnya.

“Yang kita layani ini tamu-tamu yang di undang oleh Allah, mudah-mudahan kita termasuk yang melaksanakan ibadah haji yang sempurna juga, seperti mereka yang berangkat haji pada tahun ini,” ujar Rahmatullah.

KBIH Al-Inayah sudah mempersiapkan pembimbing dari Indonesia sebanyak 4 orang di arab saudi serta menyiapkan 10 bis disana, dalam satu bis ada satu gaet yang akan memberikan bimbingan kepada jamaah haji.

“Selama 40 hari disana kita telah menyiapkan kegiatan yang sudah terencana, jemaah juga akan diajak umroh sebanyak 7 kali selama disana,” katanya.

Direktur Binaan Haji Khoirizi Dasir mengatakan, pembinaan haji yang dilaksanakan oleh KBIH Al-Inayah sesuai dengan prosedur yang semestinya.

“Pembinaan seperti ini merupakan harapan saya dan sesuai dengan prosedur yang kita berikan, bagaimana mengedukasi jemaah dan menyiapkan jemaah sudah terlaksana dengan baik, yang mesti diikuti oleh KBIH yang lain,” katanya.

Khoirizi mengungkapkan, pada tahun 2018 pemerintah memberangkatkan 221ribu jemaah haji dan untuk tahun 2019 akan memberangkatkan 231 ribu jamaah.

“Dengan adanya kouta tambahan 10 ribu jemaah dari pemerintahan arab saudi tahun ini, kita akan memberangkatkan 231 jemaah dan 17 ribu diantaranya akan diberangkatkan oleh penyelenggara haji khusus,” katanya.

Khoirizi berharap jemaah dapat mempersiapkan ibadah sebelum berangkat ke tanah suci dengan cara mengikuti manasik haji dengan baik dan menjaga kesehatan.

“Jamaah harus menjaga kesehatan dengan baik, dengan cara sering minum air putih,” kata Khorizi. (AFA)