Dipicu ketakutan virus, dolar capai tertinggi 4-bulan terhadap euro

0
6
Foto: Merdeka.com

New York – Dolar mencapai level tertinggi empat bulan terhadap euro pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran tentang virus corona mendorong permintaan untuk safe havens.

Prospek bullish ekonomi Amerika Serikat dan lemahnya data ekonomi di zona euro, juga membuat greenback lebih menarik daripada mata uang tunggal.

Pada Senin (10/2/2020) pukul 05.00 GMT tercatat 40.235 kasus yang dikonfirmasi dilaporkan di China dan 909 kematian akibat virus, serta 319 kasus di 24 negara lain, termasuk satu kematian.

Investor khawatir penyebaran virus akan merusak prospek ekonomi global.

Data ekonomi yang relatif kuat di Amerika Serikat juga membuat greenback lebih menarik. Data pada Jumat (7/2/2020) menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan AS meningkat pada Januari.

Sebaliknya, output industri Jerman mencatat penurunan terbesar pada Desember sejak tahun resesi 2009, data pada Jumat (7/2/2020) menunjukkan. Data pada Senin (10/2/2020) juga mengungkapkan bahwa output industri Italia jauh lebih lemah dari yang diharapkan pada Desember.

“Kami memiliki data AS yang jauh lebih kuat dari perkiraan, ditambah dengan data zona euro yang jauh lebih lemah dari yang diperkirakan,” kata Win Thin, kepala strategi mata uang global di Brown Brothers Harriman di New York.

Pada saat yang sama, “kami mendapatkan permintaan safe-haven dari virus corona. Itu membunuh euro dan benar-benar menguntungkan dolar, dan sedikit banyak yen dan Swiss,” kata Thin. (Antara)

Tinggalkan Balasan