Dampak Korona, Penjualan Buku Turun 35 Persen

14

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pemiliki Toko Buku Vilo Martin Elino mengaku, selama pandemi Covid-19 penjualan buku mengalami penurunan hingga 35 persen.

“Selama pandemi ini kita turun (penjualannya) kurang lebih 35 persen,” ujar Martin Elino kepada Ekbisbanten saat ditemui di tokonya, Jalan Raya Jakarta kilometer (KM) 4 Pakupatan Serang atau samping Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Senin (29/6).

Ia mengatakan, sepinya penjualan terjadi sejak diberlakukannya belajar di rumah pada Maret 2020 lalu.

“Sebelumnya kita bisa menjual buku itu kurang lebih 100 – 150 pcs buku per bulan. Keuntungannya juga bisa sampe Rp20 juta sampai Rp25 juta per bulan. Saat ini toko hanya bisa menjual kurang lebih 80 buku per bulan,” katanya.

Masih kata Martin, buku-buku yang dijual di Toko Buku Vilo merupakan salah satu yang terlengkap di Kora Serang. Pasalnya toko buku ini menyediakan lebih dari 2.000 buku yang memiliki berbagai jenis dan tipe, mulai dari untuk kebutuhan sekolah, kuliah sampai buku umum.

“Macem-macem sih, kita ada buku buat sekolah, kuliah dan umum juga ada, isinya ya ada buku ekonomi, hukum, komunikasi, resep-resep, novel, puisi bahkan komik juga ada,” kata Martin

Martin melanjutkan, selain menjual buku original, Toko Buku Vilo juga menjual berbagai macam buku copyan (KW). Menurutnya buku copyan lebih banyak terjual karena harganya lebih murah dan kualitasnya pun cukup bagus.

“Untuk harga buku yang dijual di toko buku Vilo sangat terjangkau mulai dari Rp5 ribu untuk buku komik sampai dengan Rp135 ribu untuk buku original,” katanya.

Hal ini diakui Nia Kurnia, salah satu pembeli buku di Toko Vilo Pakupatan. Menurut dia, buku yang dijual di Toko Buku Vilo lumayan lengkap dan hargnya terjangkau.

“Saya kesini untuk cari buku. Alhamdulillah bukunya ada, tadi juga sudah nyoba ke toko lain tapi gak ada,” ujar Nia warga Cikande Kabupaten Serang ini. (Yohana)