Cerita Pemilik Bakso Sederhana Restu, Awalnya Jualan Pake Gerobak Kini Punya Dua Kedai dan Enam Karyawan

36
Salah satu kedai bakso sederhana Restu milik pak Tukimin

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Tukimin, pemilik kedai bakso Sederhana Restu di Jalan Raya Sepang, Kecamatan Serang, Kota Serang mengaku tak menyangka usaha yang ia geluti bakal berbuah manis. Pasalnya, sebelum memiliki dua kedai dan enam karyawan, pada tahun 2015 lalu ia hanya seorang penjual bakso pentol kuah keliling ke kampung-kampung.

“Sebelumnya saya cuma berjualan pentol kuah keliling kampung, sambil melihat keadaan di kampung, ketika saya pikir (usaha) ini memungkinkan (menjanjikan), nah itu awal mulai saya buka bakso Sederhana Restu,” kata Tukimin kepada Ekbisbanten.com, Selasa (7/7).

Tukimin mengaku, nama kedai baksonya terinspirasi diambil dari nama putranya yang bernama Restu dan keadaan perkampungan yang sederhana.

“Pada tahun 2015 dahulu gerobaknya itu di bikin sebelah bakso obong (bakso bakar) dan sebelahnya lagi bakso pentol kuah, dapat setengah tahun jualan bakso obong gak kuat tenaganya terus yang saya lanjut (jual) bakso pentol kuah,” katanya.

Menurut Tukimin pada kondisi new normal ini kedainya kedapatan banyak pelanggan berkunjung. Namun demikian ia mengaku tetap mementingkan agar pelanggannya selalu menjaga jarak.

Misalnya, jika kedainya kedapatan banyak pelanggan, Tukimin mengalihkan ke kedai bakso ke duanya guna meminimalisir penumpukan pelanggan.

“Sehari kan banyak tuh pelanggan, cuma saya juga harus memastikan agar para pelanggan selalu menjaga jarak apalagi sekarang masih pandemi kan, kalo rame ya saya alihkan ke kedai satunya,” katanya.

Selain menyediakan menu andalan bakso urat, lanjut Tukimin kedainya juga menyediakan menu bakso telur dan bakso ranjau yang berisikan isian daging sapi dan sambal cabai, serta mie ayam.

Harga yang ditawarkan Tukimin sangat terjangkau, pelanggan hanya cukup menyediakan uang Rp8 ribu hingga Rp13 Ribu untuk menicipi aneka menu bakso.

Tukimin mengaku berkat keuletannya menjual bakso, ia dapat menjual 600 sampai 800 mangkuk bakso per harinya. Atau jika dikalkulasikan Tukimin bisa meraup penghasilang Rp6 juta hingga Rp8 juta perharinya.

“Alhamdulillah sehari tuh sekitar 600 porsi sebelum pandemi yaa 800 porsi,” katanya. (Yohana)