Cabut Subsidi Gas Elpiji 3 Kg, Gubernur: Kasihan Rakyat!

54
Gubernur Banten Wahidin Halim saat wawancara dengan wartawan, Kamis (23/01) foto: Istimewa

SERANG, EKBISBANTEN.COM– Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku prihatin jika pencabutan Subsidi Gas Elpiji 3 kilogram (kg) diberlakukan.

Menurutnya, kenaikan harga gas elpiji tabung melon nantinya akan memberatkan masyarakat miskin dan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terlebih yang baru merintis usaha, Kamis (23/01).

“kenaikan harga gas tabung melon sebenarnya sudah dirasakan oleh masyarakat jauh sebelum ada rencana pencabutan subsidi,” Katanya

Dia melanjutkan, Sebenarnya Harga sudah naik melalui agen-agen yang tadinya standar harga Rp 16 Ribu, ketika sampai ke rumah harganya menjadi Rp 20 ribu bahkan lebih.

“Prakteknya sudah naik, kalau sekarang dicabut subsidinya, ya akan semakin naik lagi harganya, kasihan nanti rakyat,”tutur Gubernur kepada wartawan usai membuka acara Sosialisasi Gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) di Plaza Aspirasi, KP3B, Curug, Kota Serang.

Gubernur menjelaskan, tabung gas melon sudah menjadi kebutuhan pokok, tidak hanya dari masyarakat miskin tapi juga pelaku usaha kecil rumahan yang masih minim modal. Artinya, apabila harga tabung gas melon kembali naik, maka modal yang diperlukan harus lebih besar dari sebelumnya sehingga keuntungan semakin kecil, ujarnya

“Usaha-usaha rumahan ini kan cukup banyak, mereka ingin menciptakan kemandirian ekonomi keluarga dengan tidak bergantung pada penghasilan suami atau memang tidak ada anggota keluarganya yang bekerja di industri. Harusnya kan pemerintah memberi dukungan, bukan memberatkan,”jelasnya

Lanjut Gubernur, harapannya pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut dengan mempertimbangkan hal-hal yang akan merugikan rakyat khususnya masyarakat dan para pedagang kecil.

“Memang kasihan rakyat terutama para pedagang kecil dan masyarakat kecil, mereka merasa terbebani, semoga ada solusi terbaik,”pungkasnya.

Sebagai tambahan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menghentikan subsidi pada harga elpiji 3 kg mulai semester II tahun ini. Sebagai gantinya, pemerintah akan memulai program penyaluran subsidi tertutup kepada masyarakat tidak mampu. Dengan pola secara tertutup, penyaluran gas elpiji 3 kg diharapkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. (rohman)