Burger King Dukung Kesetaraan bagi Penyandang Disabilitas

27
Foto/BurgerKing

EKBISBANTEN.COM – Setelah ajakan untuk mendukung pelaku ritel lokal, Burger King mengumumkan #SunyiBersuara “Voice of The Silent”, sebuah gerakan untuk inklusivitas di dunia kerja, khususnya bagi komunitas tuli.

Burger King Indonesia saat ini telah memperkerjakan lebih dari 100 pegawai dari komunitas tuli di seluruh toko di Bali, Makassar, dan Jakarta. Proses perekrutan dilakukan menjelang akhir 2018. Di sini, Burger King Indonesia membangun prosedur ketenagakerjaan dan pelatihan dari awal, serta belajar banyak selama proses tersebut.

Dalam survei kepuasan tamu, Burger King Indonesia menemukan bahwa toko khusus yang diabntu oleh komunitas tuli bekerja lebih baik secara signifikan.

“Tujuan kami menjangkau perusahaan dengan Surat Terbuka dan menerbitkan tool-kit adalah untuk membantu mereka memulai perjalanan khusus mereka,” kata Vaibhav Punj, CEO Burger King Indonesia.

Tool-kit #SunyiBersuara memberikan sebuah panduan yang jelas tentang memperkerjakan orang dengan disabilitas, yang berfokus pada empat langkah utama pendidikan tentang berbagai jenis disabilitas, memahami kebutuhan organisasi Anda, menjangkau pihak-pihak terpilih yang dapat membantu dalam perekrutan hingga pelatihan, serta kontak untuk LSM dan pemangku kepentingan yang mendukung orang-orang dengan disabilitas. Tool-kit juga telah tersedia di situs SunyiBersuara.id.

Sunyi mungkin hal yang ga biasa buatmu, tapi di Burger King itu biasa. Ini cerita Debby, crew Tuli di BK yg sama luar biasanya dengan crew Dengar.

Yuk saatnya biasakan kesetaraan. Download tool-kit di https://t.co/MT3HmNDvSo untuk memulai.#BersamaKitaBisa#SunyiBersuara pic.twitter.com/pXNRqzOtTV — Burger King Indonesia (@BurgerKing_ID) December 2, 2020

“Saat bertransisi ke kondisi normal baru, kami ingin menjadikan perekrutan tenaga kerja dengan disabilitas di tempat kerja secara setara dan menjadikannya kebiasaan. Kami juga mencari dukungan dari mitra makanan dan minuman kami di seluruh Indonesia, agar secara bersama–sama dapat menciptakan sebuah dampak besar,” kata Punj. (*/Raden)