Bupati Tangerang Kumpulkan Direksi Rumah Sakit

18
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memimpin rapat koordinasi secara daring dengan seluruh direksi rumah sakit di Kabupaten Tangerang, di Pendopo Bupati Tangerang Jalan Kisamaun Kota Tangerang, Kamis (15/07/21). Foto: Humas Pemkab Tangerang

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menggelar rapat koordinasi secara daring dengan seluruh direksi rumah sakit di Kabupaten Tangerang, di Pendopo Bupati Tangerang Jalan Kisamaun Kota Tangerang, Kamis (15/07/21).

Dalam rapat Bupati Zaki mengungkapkan bahwa agar seluruh Rumah Sakit di Kabupaten Tangerang untuk terus melakukan koordinasi intens agar kita semua dapat melakukan yang terbaik dalam hal pelayanan secara maksimal dan meminta seluruh RS melaporkan kondisi dan mengaktifkan Apliksi SIRS dan selanjutnya segera melakukan updating datanya di Aplikasi Sistem Informasi Rumah Saki (SIRS) untuk ketersedian, baik obat-obatan, oksigen, ruang perawatan hingga ICU.

“Saya minta seluruh RS agar segera mengaktifkan SIRS secara online yang terkoneksi dengan Kementerian Kesehatan,” ungkap Zaki kepada seluruh peserta yang mengikuti rakor.

Langkah yang dilakukan Bupati Zaki, merupakan langkah-langkah serius dalam melakukan penanganan Pandemi COVID-19 di wilayahnya, keterbatasan dialami semua pihak akibat pandemi COVID-19 di Kabupaten Tangerang, namun kita tidak boleh menyerah dengan keadaan untuk terus berjuang melawan pandemi.

“Seluruh RS agar segera tergabung dengan SIRS, updatingnya setiap hari jika kekurangan oksigen bisa menghubungi Dinas Kesehatan,” ujar Zaki.

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar memimpin rapat tersebut, didampingi Wakil Bupati, H. Mad Romli, Sekda, Para Asisten, Dinas kesehatan dan perwakilan Satgas COVID-19 serta diikuti juga oleh direksi-direksi rumah sakit Se-Kabupaten Tangerang.

Rapat ini digelar juga dalam rangka menindaklanjuti hasil arahan Wakil Presiden dalam Rakor secara daring, Rabu (14/07/21), seluruh kebutuhan terkait penanganan COVID-19, baik kebutuhan peralatan, obat-obatan, maupupun oksigen harus segera didata dan dilaporkan kepada Wakil Presiden. Hasil pemaparan laporan dari rumah sakit di wilayah Kabupaten Tangerang didapat bahwa ketersediaan obat, pasokan oksigen dan banyaknya nakes yang terpapar COVID-19 adalah sebagian besar kendala yang dihadapi saat ini.

“Setiap rumah sakit kami berikan waktu untuk memberikan usulan ataupun acuan bahkan juga kesiapan dari rumah sakit apabila ada penambahan tempat tidur atau ruang perawatan bagi pasien COVID-19. Hari ini kita bertemu agar seluruh data dan kebutuhan dari rumah sakit yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang, kami bisa ditampung dan diakomodir untuk segera dikirimkan ke Dinas Kesehatan Provinsi dan juga ke Menteri Kesehatan,” tutur Zaki.

Bupati menambahkan bahwa kecepatan akses informasi secara online yang berisi data kesiapan rumah sakit dalam hal penanganan pasien sangat diperlukan. Saat ini masih sedikit dan belum semua rumah sakit di Kabupaten Tangerang terintegrasi secara online di Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) Kemenkes. Untuk itu, Bupati minta kepada seluruh rumah sakit di wilayah Kabupaten Tangerang, untuk segera mengaktifkan Aplikasi SIRS dalam rangka memonitoring dan update data terkait tempat tidur perawatan pasien maupun ketersediaan obat-obatan termasuk ketersediaan oksigen.

“Sekali lagi, saya mohon kepada seluruh peserta yang tergabung dalam zoom meeting, untuk segera bergabung dalam SIRS online dari Kementerian Kesehatan, karena aplikasi ini bisa memberikan informasi baik kepada kementerian maupun dinas untuk persiapan dari kekurangan-kekurangan, obat-obatan dan ketersediaan oksigen yang dibutuhkan rumah sakit bapak ibu sekalian,” pinta Zaki. (*/ismet)