BPOM Uji 24 Makanan yang Dijual di Pasar Badak Pandeglang

10
BPOM melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang dijual di Pasar Badak Pandeglang. (Foto/ISTIMEWA)

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Serang melakukan kegiatan uji sampel terhadap 24 makanan yang di jual di Pasar Badak Pandeglang, Selasa (12/4).

Menurut informasi yang diterima Kabar Banten, 24 sampel makanan yang di uji BPOM tersebut diantaranya, jenis tahu kuning, tahu goreng, tahu putih, mie basah, kolang kaling, terasi, ikan asin, cincau dan mutiara, serta beberapa jenis makanan lainnya.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala
Balai Besar BPOM Serang
Faizal Mustofa Kamil mengatakan, bahwa dari 24 sampel makanan tersebut, satu diantaranya diduga mengandung formalin.

“Telah dilakukan pengambilan sampel sebanyak 24 sampel terdiri dari jenis tahu kuning, tahu goreng, tahu putih, mie basah, kolang kaling, terasi, ikan asin, cincau dan mutiara,” kata Faizal.

“Dari hasil pengujian cepat didapati 1 sampel makanan diduga mengandung formalin, jenis makanannya yaitu kolang kaling,” sambungnya.

Dikatakan Faizal, pihaknya akan membawa sampel kolang kaling tersebut ke laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan BPOM Serang untuk kepentingan pengujian lebih lanjut.

“Untuk memastikan benar atau tidaknya kami akan membawa ke laboratorium untuk pemeriksaan selanjutnya. Karena kami harus melihat hasil uji laboratorium dulu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Faizal juga menyampaikan, bahwa pihaknya bersama petugas pasar telah melakukan pembinaan terhadap pedagang yang menjual kolang kaling tersebut.

“Kami bersama petugas pasar sudah melakukan pembinaan terhadap pedagang yang menjual produk tersebut,” tandasnya.***