BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol Sosialisasi Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ke Warga Pinang Tangerang

94

Tangerang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Cabang Tangerang Cikokol menggelar sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan kepada 100 orang warga Kecamatan Pinang yang berprofesi sebagai guru ngaji, marbot, amil, petugas posyandu serta kepala RT dan RW.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Hasan Fahmi mengatakan sebanyak 100 orang warga antusias mengikuti sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan ini. Menurutnya, setiap pegawai yang bekerja wajib mendapatkan perlindungan sosial. Selain menjadi hak pegawai, dengan jaminan sosial yang diberikan, pegawai akan bekerja lebih nyaman dan semangat dalam menjalankan tugas.

“Karena setiap pekerjaan yang dilakukan pasti ada saja risiko atau musibah kecelakaan kerja. Apalagi bapak dan ibu sekalian sering melakukan kegiatan di lapangan. Jadi sangat penting mendapat perlindungan dan harus didaftarkan. Kalau terjadi apa-apa akan ada santunan bagi yang terkena musibah atau kecelakaan dalam bekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tangerang Cikokol, Hasan Fahmi didampingi Deputi Direktur Wilayah Banten, Eko Nugriyanto.

Dia menjelaskan, jika peserta BPJS Ketenagakerjaan mengalami kecelakaan kerja maka pengobatan di rumah sakit ditanggung sepenuhnya hingga sembuh total tanpa ada batasan biaya pengobatan (unlimited).

“Sementara jika mengalami kematian akan mendapat santunan bagi ahli warisnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Deputi Direktur Wilayah Banten, Eko Nugriyanto menambahkan melalui kegiatan sosialisasi program perlindungan jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat memahami pentingnya memberikan perlindungan sosial bagi para warganya.

“Sebab, sesuai amanah undang-undangan Ketenagakerjaan Nomor 24 Tahun 2011 pasal 6 ayat (2) setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Termasuk didalamnya itu pekerja bukan penerima upah, diantaranya guru ngaji, marbot, amil, petugas posyandu serta kepala RT dan RW,” terang Eko Nugrianto.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Pinang
Trihadi mengatakan, dengan adanya sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan pengetahuan lebih mengenai program BPJS Ketenagakerjaan bagi warganya yang mayoritas awam.

“Kami menyambut positif akan adanya sosialisasi ini. Program-program di BPJS Ketenagakerjaan, seperti Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP) ini sangat bermanfaat. Selain bermanfaat untuk kami, anak keturunan kami juga dapat memetik manfaatnya,” tutupnya. (red/fikram)