Rabu, 22 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

BPJS Kesehatan Catat Jumlah Layanan Peserta JKN Meningkat Drastis

Budi Man

| 11 Januari 2024

| 18:30 WIB

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti dalam kegiatan pertemuan bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Kamis (11/1/2024). Foto: BPJS Kesehatan For Ekbisbanten.com

JAKARTA, EKBISBANTEN.COM- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat, jumlah pemanfaatan layanan kesehatan di tahun 2023 meningkat drastis. 

Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti, jumlah pemanfaatan layanan peserta JKN di fasilitas kesehatan meningkat menjadi 606,7 juta atau 1,6 juta pemanfaatan per hari. 

“Pada tahun 2022, jumlah pemanfaatan layanan kesehatan baik kunjungan sehat ataupun sakit sebanyak 502,8 juta, atau 1,4 juta per hari. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya dengan BPJS Kesehatan dan semakin menyadari pentingnya jaminan kesehatan,” ujar dalam kegiatan pertemuan bersama Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Kamis (11/1/2024).

Capaian ini, katanya, menunjukkan BPJS Kesehatan senantiasa menjalankan amanah serta dipercaya untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyat Indonesia.

Adapun untuk keuangan, BPJS Kesehatan sampai dengan 31 Desember 2023 mencapai aset bersih sebesar Rp57,76 triliun. Menurutnya, kondisi ini telah sesuai dengan ketentuan, yaitu mencukupi 4,36 bulan estimasi pembayaran klaim ke depan.

“Selain itu, capaian positif BPJS Kesehatan di tahun 2023 adalah pencapaian cakupan kepesertaan yang semakin luas. Jumlah peserta JKN telah mencapai 267,3 juta jiwa atau sekitar 95,75 persen dari total penduduk di Indonesia. Capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 95 persen,” jelas Ghufron.

Capain lain, ada pada Indeks kepuasan peserta di tahun 2022, yang meningkat pada posisi 89,62 dari tahun 2021 sebesar 87,63. Lalu indeks kepuasan badan usaha juga meningkat pada tahun 2022 pada angka 90,36 dari tahun 2021 pada posisi 86,56.

Selain itu, BPJS Kesehatan tahun lalu juga telah menjalin kerja sama dengan 23.639 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau meningkat 28,28 persen dari tahun 2014 sebanyak 18.437 FKTP. 

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Scroll to Top