BNI: Penyaluran Kredit ke Sektor Industri Kimia di Banten Tumbuh 30,69 Persen

60
Pemimpin Divisi Bisnis Komersial 1 PT Bank Negara Indonesia (BNI) Retno Murwani. (Foto tangkap layar zoom meeting BI Banten)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat penyaluran kredit ke sektor industri kimia di Provinsi Banten pada 2020 tumbuh 30,69 persen.

Demikian terungkap pada kegiatan diskusi Banten Economic Forum (BEF) Seri 2 tahun 2021 secara virtual yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten dengan tema “Membangun Hilirisasi Industri kimia di Provinsi Banten Untuk Mendorong Ekonomi Banten dan Nasional”, Jumat (16/7).

Pemimpin Divisi Bisnis Komersial 1, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Retno Murwani dalam pemaparannya menyatakan bahwa industri kimia merupakan salah satu sektor prioritas pembiayaan perbankan, khususnya Bank Negara Indonesia.

“Di Banten pertumbuhan kredit industri kimia di Provinsi Banten tercatat tumbuh 30,69 persen (yoy) pada tahun 2020, lebih tinggi dari pertumbuhan kredit industri kimia nasional tahun 2020 sebesar 20,81 persen (yoy),” kata Retno Murwani saat menjadi narasumber BEF Seri 2 BI Banten.

Selain penyaluran kredit yang tumbuh, kata dia kinerja NPL industri kimia BNI di Banten sebesar 0,85 persen lebih baik dari rata-rata NPL industri kimia nasional pada tahun 2020.

“Hal ini menunjukkan bahwa kualitas kredit industri kimia di Provinsi Banten sangat baik bahkan apabila dibandingkan dengan kualitas kredit industri kimia nasional,” katanya.

Alasannya kata dia, kbijakan makroprudesial yang ditempuh Bank Indonesia berhasil memperlonggar likuiditas perbankan, sehingga dapat tetap menyalurkan kredit ke sektor prioritas termasuk ke industri kimia.

“Prospek industri petrokimia ke depannya menjadi sangat menarik, terlebih Banten menjadi provinsi dengan klaster sektor petrokimia dan kawasan industri yang besar,” katanya. (ismet)