BKKBN Provinsi Banten Buka Berbagai Layanan dalam Bakti Kesehatan TNI AL

42
KSAL BKKBN
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, dr. Nurizky Permanajati saat menjelaskan mengenai program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang diinisiasi BKKBN untuk mempercepat penurunan angka stunting. (FOTO: ESIH/EKBISBANTEN.COM).

KABUPATEN LEBAK, EKBISBANTEN.COM – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten menggelar kegiatan bakti kesehatan, Kamis (24/11/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat Gubernur Banten, Danrem 064/MY, Wakil Bupati Lebak, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Kepala Kecamatan Bojongmanik, dan lain-lain.

Dalam kesempatannya, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dr Nurizky Permanajati, M.H mengatakan BKKBN hadir pada hari ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya yaitu usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor.

“Ini bagian dari pemberdayaan keluarga untuk mendapatkan tambahan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga membuat ‘dashat’ yang merupakan terobosan BKKBN untuk menekan angka stunting.

“Kita ketahui bersama bahwa BKKBN merupakan ketua pelaksana program percepatan penurunan stunting, untuk itu kami memiliki terobosan melalui kegiatan dashat atau dapur sehat atasi stunting ini,” terangnya.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar dan Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten dr Nurizky Permanajati saat meninjau pelayanan konseling. (FOTO: ESIH/EKBISBANTEN.COM).

Pria yang akrab disapa dr. Kiky ini juga menjelaskan dashat adalah bagaimana tim yang mengelola yakni tim pendamping keluarga membuat panganan lokal untuk dikonsumsi.

“Kita berkontribusi kepada anak-anak dan keluarga beresiko stunting melalui program dashat ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan dalam kegiatan hari ini juga pihaknya membuka pusat layanan keluarga sejahtera.

“Di mana kami memberikan pelayanan konseling tentang keluarga baik ikut kesehatan reproduksi maupun penggunaan alat kontrasepsi,” ungkap dr. Kiky.

“Kami juga di sini memberikan pelayanan implan sebanyak 30 akseptor,” sambungnya.

dr. Kiky menyebut yang terpenting dari kegiatan hari ini adalah bagaimana BKKBN hadir dalam setiap kegiatan lintas sektor baik itu yang diinisiasi oleh mitra ataupun pemerintahan daerah.

“BKKBN walaupun instansi vertikal tetapi kita hadir untuk membangun Banten dan bagian integral dari pemerintah provinsi Banten,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kegiatan yang mengangkat tema: “Melalui kepedulian terhadap kesehatan, TNI AL bersama rakyat siap membantu kejayaan maritim Indonesia pulih lebih cepat bangkit lebih kuat” itu juga digelar berbagai kegiatan diantaranya bakti kesehatan, pengobatan gratis, dan khitanan massal.***