Minggu, 16 Juni 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

BKKBN Perwakilan Banten Dorong PKBRS Layani KB Pasca Persalinan Berkualitas

Admin

| 24 Oktober 2022

| 13:57 WIB

BKKBN Provinsi Banten
BKKBN Provinsi Banten mengadakan pertemuan dukungan operasional PKBRS tingkat provinsi Banten tahun 2022. (FOTO: ESIH/EKBISBANTEN.COM).

KOTA SERANG, EKBISBANTEN.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi bertajuk pertemuan dukungan operasional Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) tingkat Provinsi Banten tahun 2022.

Kegiatan tersebut diadakan di Ruang Rapat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang, Senin (24/10/2022).

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan Dinas Kesehatan Kota Serang, perwakilan DP3AKB Kota Serang dan perwakilan RSUD Kota Serang.

Dalam kesempatannya, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dr Dadi Ahmad Roswandi mengapresiasi kegiatan pertemuan dukungan operasional PKBRS.

“Saya berharap jumlah akseptor serta variasi pelayanan KB dapat ditingkatkan khususnya Peserta KB pasca persalinan, pencatatan dan pelaporan dilakukan dengan baik kemudian dapat dilakukan promosi secara lebih gencar,” ujarnya.

Senada dengannya, Sub Koordinator Bidang Kesertaan KB Bidang Pemerintahan dan Swasta BKKBN Provinsi Banten, Supriyatna mengemukakan rapat koordinasi ini dilakukan agar pelayanan KB di RSUD bisa meningkat.

“Karena seperti diketahui pelayanan KB saat ini sedang sangat turun akibat pandemi Covid-19. Bahkan bisa dikatakan mati suri. Sehingga setelah evaluasi ini mudah-mudahan pelayanan KB di Kota Serang khususnya pelayanan KB pasca persalinan bisa meningkat,” katanya.

Diskusi yang dilakukan dalam pertemuan dukungan operasional PKBRS. (FOTO: ESIH/EKBISBANTEN.COM).

Ia menjelaskan, seperti diketahui, BKKBN saat ini menjadi leading sector dalam program percepatan pencegahan stunting di provinsi Banten.

Menurutnya, program PKBRS ini adalah upaya dalam pencegahan resiko stunting dari hulu ke hilir.

“Program KB ini ya program pencegahan stunting ke depan, apalagi kita ketahui angka stunting di Banten cukup tinggi. ini upaya meningkatkan cakupan dan meningkatkan pelayanan pasca KB,” tegasnya.

Lebih lanjut, Supriyatna menuturkan berbagai upaya peningkatan PKBRS saat ini telah dilakukan dan berbagai hambatan tahun sebelumnya juga telah dievaluasi.

“Hambatan tahun sebelumnya adalah distribusi alkon itu hanya melalui Puskesmas, tahun ini distribusinya bisa langsung ke RSUD yang teregister atau terintegrasi SIM BKKBN. Semoga dengan berbagai upaya ini sesuai rencana strategis BKKBN, PKBRS tahun ini bisa meningkat hingga 20 persen,” terangnya.

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top