Bisnis Angkringan Mas Coy di Serang Raup Omset Hingga Rp120 Juta Perbulan

436
Nama asli pemilik angkringan Mas Coy yaitu Ismail Saleh saat berada disalah satu angkringan miliknya. Foto: Instagram @AngkringanMasCoy

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Jajanan kali lima yang terkenal asal Yogyakarta bernama angkringan, kini menjadi bisnis yang menjamur di berbagai daerah termasuk Kota Serang. Selain enak untuk bersantai, menu makanan yang ditawarkan juga sangat terjangkau mulai dari Rp3-8 ribu per menu.

Salah satu pelaku usaha angkringan yang terbilang sukses di Kota Serang Ismail Saleh alias Mas Coy berhasil memanfaatkan peluang bisnis tersebut. Pasalnya dalam satu bulan angkringan miliknya mampu mengantongi omset hingga Rp120 juta.

“Saya merintis angkringan sejak tahun 2011, dengan mencoba menu masakan seperti sate, nasi kucing, dan wedang jahe yang saya racik sendiri dengan bahan khusus,” kata pria kelahiran Klaten, Solo pada 27 Februari 1988 kepada Ekbisbanten.com di angkringan Mas Coy cabang ke 3 di lampu merah Ciwaru, Jumat (22/1).

Awalnya, Mas Coy bekerja sebagai karyawan di perusahaan Indah Kiat Cikande bersama dengan kakanya pada tahun 2006, namun melihat jejak kakanya yang terlebih dahulu membuka angkringan pada tahun 2007, ia memutuskan untuk ikut membuka angkringan juga pada bulan Desember 2011.

“Kalau jadi karyawan mau seberapa keras kita bekerja ya pendapatannya bisa terukur, beda kalau usaha, kita bisa lebih fleksibel dan mendapat keuntungan yang dahsyat, meskipun punya resiko rugi,” kata pria yang punya tiga orang anak ini.

Mas Coy melanjutkan, dirinya tidak pernah menutup pertemanan dengan siapapun, jika ada yang ingin belajar berbisnis Mas Coy sangat terbuka untuk saling berbagi pengalaman.

“Cuma ada batasan yang tidak boleh dibocorkan juga, bisnis angkringan ini bisa sangat menguntungkan jika kita pandai mengelola dengan telaten. Alhamdulillah saya sudah punya 3 cabang dan selalu ramai saat malam hari, dua cabang lagi ada di Sempu dan Warjok,” paparnya.

Diceritakan Mas Coy, yang membedakan angkringan Mas Coy dengan yang lain adalah rempah rahasia yang diracik dalam bumbu sate miliknya, sehingga rasa menu makananan menjadi lebih nikmat.

“Terkadang ada yang minta bumbu satenya dibanyakin, jadi ini salah satu keunggulan kita bisa eksis sejak tahun 2011. Saat ini saya sudah punya 13 karyawan untuk membantu kegiatan berdagang,” ucapnya.

Prinsip yang Mas Coy pegang selama menjalani bisnis angkringan yaitu semangat, jujur, pantang menyerah dan kreatif.

“Berbagai kondisi termasuk wabah korona dengan prinsip yang saya pegang teguh ini, alhamdulillah bisa bertahan, dan semua itu bisa saya buktikan,” pungkasnya. (Raden)