BI Sebut Perekonomian di Banten Tahun 2022 Mengalami Tiga Lompatan Besar

| Kamis, 1 Desember 2022

| 10:31 WIB

Agenda Pertemuan Bank Indonesia tahun 2022. (FOTO/ISTIMEWA)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten menilai, perekonomian provinsi Banten selama tahun 2022 mengalami tiga lompatan besar.

“Ada tiga hal lompatan besar yang pertama, komitmen pemerintah daerah yang semakin tinggi dalam menjaga stabilitas sehingga ini bisa menjaga kesejahteraan masyarakat. Kedua, semakin kuatnya kinerja expor dan investasi ditengah kondisi perekonomian yang belum pulih, dan investasi di Banten mencatatkan nilai mengesankan berada di posisi ke 5 se nasional. Yang ketiga inisiatif dan inovatif pemerintah daerah dalam digilatisasi pembayaran, hingga saat ini kita sudah mencatat sebanyak 1,25 juta pengguna QRIS atau meningkat 54,6 persen divanding pengguna QRis di tahun sebelumnya,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Banten Gunawan dalam agenda Pertemuan Bank Indonesia 2022, Rabu (30/11/2022).

Gunawan melanjutkan, guna menjaga dan mendongkrak perekonomian di Provinsi Banten tahun 2023, ada empat hal sinergi yang harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat termasuk pemerintah.

Pertama, yakni terkait optimalisasi belanja daerah, guna menjaga daya beli masyarakat termasuk membeli produk dalam negeri.

Kedua, pengendalian inflasi, yang saat ini menjadi fokus pemerintah hingga skala nasional bahkan di seluruh dunia.

Ketiga, dukungan terhadap percepatan pemulihan ekonomi, denga upaya value added (penambahan nilai) yang akan berdampak pada pengembangan iklusi keuangan.

“Dan yang ke Empat, mendorong sektor ekonomi prioritas dan peningkatan digitalisasi, dalam rangka peningkatan peran industri tersebut guna menjaga lokal value chain, maka digitalisasi juga perlu dilakukan di daerah,” kata Gunawan.

Sementara itu, Pj Sekertaris Daerah Provinsi Banten M Trenggono menyampaikan, hal yang menjadi perhatian kita adalah inflasi, pemerintah Provinsi Banten kita diminta setiap hari Senin untuk memantau dan memastikan tingkat inflasi bisa dikendalikan.

“Dengan keadaan demikian kita diminta untuk siap, bukan hanya kabupaten atau provinsi namun juga nasional, mudah-mudahan kaitanya dengan kedepan tahun 2023 ini adalah tantangan kita menyikapi perkembangan ekonomi dengan baik,” ujar Trenggono.

Selain itu Pemprov Banten akan mengoptimalkan tim pengendalian inflasi darah (TPID), yang nasih berjalan masing-masing, kemudian akan disatukan di tingkat provinsi.

“TPID akan kita optimalkan, sementara itu sekarang sendiri-sendiri, kami akan mencoba ditingkat provinsi, bahwa nantinya apa yang kita kerjakan roadmap nya,” tutup Trenggono. ***

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top