BI Banten Dorong Ketahanan Pangan Lewat Digitalisasi Pertanian

16

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Provinsi Banten mendorong pemerintah untuk menciptakan kedaualatan ketahanan pangan melalui digitalisasi teknologi pertanian.

Kepala KPw BI Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, penembangan teknologi berbasis pertanian dapat meningkatkan produksi serta meminimalisir biaya. Menurut data Food and Agriculture Organization (FAO) metode ini mampu mengemat biaya oprasional hingga 20 persen.

“Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pertanian saat ini harus memiliki respon baik misalnya percetapan tanam serta memanfaatkan teknologi tanam yang sedang berkembang, serta mengembangkan food stastion di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Banten,” kata Erwin dalam rangkaian FESyar Jawa 2020 lrwat diskusi “Mendorong Stabilitas Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid-19” secara Virtual, Kamis (8/10).
Kamis (8/10).

Erwin juga menjelaskan, kondisi pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan lahan tidak berjalan dengan seimbang. Hal ini perlu diwaspadai karena akan berdampak pada kesejahteraan Petani.

“Petumbuhan lahan pada tahun 2019 -1,20 persen sedangkan pertumbuhan penduduk mencapai 2,87 persen, tentu saja ini perlu diperhatikan,” imbuhnya.

Merespon hal tersebut, Kepada Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid menyebut dampak dari pandemi terhadap ketahanan pangan di Banten yakni, perubahan pola rantai pasok, fluktuasi harga, perubahan pola konsumsi serta distribusi pangan lambat.

“Pemrintah juga sudah berupaya membuat kebijakan yang tepat, khusunya permodalan bagi petani lewat perbankan,” kata Agus.

Sementara itu, Deputi Bidang Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian RI Muhammad Saefullah menambahkan, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi senjata pamungkas guna memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Seluruh elemen harus dilibatkan, baik itu sarana transpotasi maupun sentra logistik supaya kualitas bahan pangan terjaga gizinya,” tegas Saefullah.

Sebagai informasi agenda forum diskusi Banten #3 ini merupakan rangakaian dari Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2020. Dalam kesempatan tersebut di isi oleh pemateri yang handal diantaranya Deputi Bidang Ketahanan Pangan yang diwakili Muhamad Saefullah, serta Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian Bustanul Arifin. (Raden)