Bertahan dari Pandemi, Dua Warga Pandeglang Beralih Profesi Bisnis Ikan Cupang

160
Foto/Istimewa

PANDEGLANG, EKBISBANTEN.COM – Selama masa pandemi Covid-19 ikan cupang kini tengah naik daun. Ikan hias dan ikan aduan ini diminati oleh banyak orang, termasuk di Kabupaten Pandeglang. Para penjual ikan cupang memprediksi bisnis ini akan terus booming hingga tahun 2021 mendatang.

Termasuk dua pemuda dari Pandeglang ini yang ikut membudibaya ikan cupang karena hobi. Selain itu hasil dari penjualan ikan cupang yang dibudidaya bisa sebagai penghasilan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Yusup Maheri (21) sebagai penjual ikan cupang menyulap rumahnya sebagai tempat pembudidayaan ikan di Desa Kolelet Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang.

“Selama pandemi sudah terjual ikan sebanyak 500 ekor, karena di perkampungan jadi kebanyakan anak-anak yang membeli ikan disini,” kata Yusup yang juga mahasiswa Jurusan Perikanan semester 5 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Senin (30/11).

Yusup mengaku, proses budidaya ikan cupang terbilang cukup gampang, karena tidak memerlukan tempat yang luas dan bahan yang banyak.

“Cukup pakai box dari styrofoam berukuran 75×30 centimeter sudah bisa melakukan budidaya, untuk pakan juga tidak terlalu sulit,” kata Yusup.

Sementara itu, penjual ikan cupang lain asal Pandeglang Ferri Agustin (21) mengatakan, selama tiga bulan ia menggeluti bisnis ikan penjualan ikan cupang miliknya sudah dikirim hingga keluar provinsi.

“Terakhir ada 15 ekor yang sudah dikirim ke Provinsi Bangka Belitung, rata-rata penjualan paling laris itu melalui sosial media,” katanya.

Untuk harga ikan yang ditawarkan kata Ferri, tergantung dari jenis dan kepekatan warna pada ikan. Semakin mencolok warna ikan maka semakin mahal harga nya.

“Kita jual ikan diharga Rp100 hingga Rp1 juta, bagi yang penasaran bisa chek di akun instagram kita di @Betta_Agustin21, bisnis ini masih punya prospek yang bagus apalagi belum ada kabar kapan Covid-19 ini berakhir,” katanya.

Sebelumnya Ferri sendiri sudah sering mengikuti tren bisnis yang sedang berkembang, seperti bisnis Multi Level Marketing (MLM) hingga menjual ayam jago aduan.

“Dari hasil jual ikan cupang ini, setidaknya cukup untuk kebutuhan hidup,” pungkas Ferri. (Raden)