Berlaku Besok, KA Lokal Merak hanya Sampai Stasiun Cilegon

| Selasa, 2 April 2024

| 18:00 WIB

KA Lokal Merak. Foto: Wikipedia.com

EKBISBANTEN.COM-PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) melakukan penyesuaian dan rekayasa operasional kereta api lokal Rangkasbitung-Merak. 

Penyesuaian tersebut berupa perjalanan KA lokal Rangkasbitung-Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. 

Hal itu tertuang dalam surat Direktur Jendral Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan No. AJ.201/2/19/DRJD/2024 Perihal Operasional Kereta Api di Stasiun Merak pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2024 (1445 H).

Sebelumnya juga telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) penataan Lalu-lintas di Kawasan Pelabuhan Merak antara Dirjen Hubungan Darat Kemenhub, KAI dan PT ASDP Indonesia Fery. 

Rakor tersebut berisi langkah-langkah yang diperlukan untuk mengantisipasi penguraian kemacetan pada Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Bakauheni, khususnya menjelang puncak mudik 2024.

Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam siaran persnya menuturkan, tak berhentinya KA Lokal di Stasiun Merak mulai berlaku dari tanggal 3 sampai 9 April 2024.

“H-7 hingga H-1 Lebaran, Stasiun Merak akan ditutup sementara untuk pelayanan naik dan turun pengguna Commuter Line Merak”, ujarnya, Selasa (2/4/2024). 

Namun tak perlu khawatir, terdapat transportasi lanjutan bagi penumpang KA yang ingin menuju Merak. Untuk jadwal dan kedatangannya, kendaraan untuk mengangkut penumpang atau pemudik bakal disesuaikan dengan kedatangan dan keberangkatan Commuter Line Merak di Stasiun Cilegon.

“Pada periode tersebut, jadwal pemberangkatan Commuter Line Merak dari Stasiun Rangkasbitung maupun dari Stasiun Cilegon tidak mengalami perubahan, tetap sama jadwalnya,” kata Anne.

Sedangkan untuk jumlah perjalanan KA Lokal Merak, tak mengalami perubahan, yakni tetap sebanyak 14 perjalanan setiap hari. 

Atas penutupan stasiun Merak sementara, VP Public Relations KAI Joni Martinus meminta maaf dan berharap tak membuat surut penumpang untuk tetap menggunakan kereta api. 

“Dimohon agar pengguna kereta api dapat menyesuaikan rekayasa layanan tersebut,” tutup Joni. 

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top