Bukan Jalan yang Berbahaya, Ini Faktor Tersembunyi Penyebab Kecelakaan

- Jumat, 21 November 2025

| 12:04 WIB

Honda Banten Penyebab Kecelakaan

EKBISBANTEN.COM – Banyak orang masih menganggap kondisi jalan yang rusak atau berlubang sebagai penyebab utama kecelakaan lalu lintas.

Namun, berbagai kasus di lapangan menunjukkan bahwa faktor terbesar justru berasal dari perilaku pengendara, meski kondisi jalan terlihat aman.

Instruktur Safety Riding Honda Banten, Nicko Triandana, mengatakan bahwa kesiapan mental menjadi kunci penting dalam keselamatan berkendara.

“Keselamatan berkendara sangat dipengaruhi oleh kesiapan mental dan kebiasaan pengendara, bukan hanya kondisi jalan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan sejumlah faktor tersembunyi yang kerap memicu kecelakaan diantaranya;

Pengendara yang terburu-buru cenderung mengambil keputusan secara tergesa-gesa, seperti tidak menyalakan lampu sein, menyalip sembarangan, hingga memotong jalur tanpa pertimbangan aman.

Emosi saat berkendara juga menjadi faktor risiko. Kondisi marah atau stres membuat reaksi menjadi tidak terkendali, sehingga mudah terpancing konflik dengan pengguna jalan lain.

Faktor lain adalah rasa terlalu percaya diri. Pengendara yang merasa sudah mahir kerap mengabaikan kewaspadaan dan sikap saling menghargai, padahal risiko selalu ada di setiap situasi.

Mengabaikan perlengkapan keselamatan karena jarak tempuh yang dekat juga masih sering ditemukan.

Banyak pengendara merasa tidak perlu memakai helm atau perlengkapan lengkap saat berkendara jarak pendek, padahal rute yang familiar justru berpotensi memicu kelengahan.

Distraksi kecil seperti membalas pesan, mengganti musik, atau merapikan barang saat berkendara turut meningkatkan risiko kecelakaan. Dalam hitungan detik, kendaraan dapat melaju tanpa kendali.

Selain itu, kurangnya kemampuan memprediksi potensi bahaya membuat pengendara merasa aman saat jalan lurus dan lengang.

Padahal, ancaman bisa datang tiba-tiba, seperti pejalan kaki menyeberang, pintu mobil yang terbuka, atau kendaraan lain berpindah jalur tanpa isyarat.

Nicko menegaskan bahwa kecelakaan bukan semata soal kondisi jalan, melainkan bagaimana pengendara mengelola diri saat berkendara.

“Keselamatan adalah hasil dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Bukan soal jarak, tapi soal sikap di jalan. Karena itu, tetap cari_aman saat berkendara,” tukasnya.*

Editor: Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top