BEM Faperta Untirta Ajari Warga Bertanam Hidroponik

102
Mahasiswa Faperta Untirta mengajakan sistem penanaman hidroponik kepada ibu-ibu di Desa Sukalaksana.

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengajari ibu-ibu menanam sayuran dengan sistem hidroponik di Kantor Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Sabtu (23/10).

Pelatihan yang diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Sukalaksana selama dua hari tersebut menggunakan metode hidroponik dengan memanfaatkan barang bekas seperti botol bekas dan pipa peralon lewat program kerja “Mitra Desa”.

Ketua Pelaksana Mitra Desa Demas Agatri mengatakan, pelatihan tersebut merupakan salah satu aplikasi tri dharma perguruan tinggi untuk memaksimalkan hasil pertanian di desa.

“Sebab potensi tanam di Curug ini sangat bagus, setelah kita survei Kecamatan Curug punya potensi lahan tanam yang baik,” kata Demas kepada Ekbisbanten.com.

Tidak hanya itu kata Demas, pelatihan lain yang diberikan mahasiswa Untirta berupa pelatihan packing, membuat olahan pisang, serta pemasaran produk secara online.

“Makanya ini merupakan momen yang bagus untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, terlebih dengan keberadaan sumber daya yang melimpah,” ujar Demas.

Sementara itu Ketua KWT Eti Sugiarti menyambut antusias program pelatihan dari mahasiswa pertanian Untirta. Alasannya karena dapat menambah wawasan pertanian untuk mengembangkan KWT di Sukalaksana.

“Ada 30 orang yang ikut pelatihan ini dan merasa senang karena bisa dibantu oleh para mahasiswa,” ujar Eti.

Dia juga menyebut, ditengan pandemi Covid-19 ini, KWT Sukalaksana perlu didorong oleh pemerintah Kota Serang seperti penyediaan pupuk dan bibit tanaman yang murah.

“Kita banyak menanam sayuran, alhamdulillah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga lewat KWT ditengah pandemi. Apalagi kalau bisa disupport lebih oleh pemerintah,” pungkas Eti. (Raden)