Bazar Ramadan di Kota Serang Kemungkinan Ditiadakan

32
Suasana bazar di Alun-alun Barat Kota Serang beberapa tahun yang lalu. (Foto : Facebook Ahmad Abidin)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdaginkop UKM) Kota Serang menyatakan, kegiatan bazar atau pasar murah yang rutin digelar setiap Bulan Suci Ramadan pada tahun ini kemungkinan ditiadakan.

Tujuannya untuk menghindari terjadinya kerumunan massa dan penyebaran Covid-19 di Kota Serang.

“Pelajaran tahun kemarin untuk bazar kita geser dengan kegiatan lain karena masih Covid-19. Dan untuk sekarang juga sepertinya imbasnya masih kuat. Jadi belum bisa berani menjawab, karena sampai detik ini warna yang ada di Kota Serang dari Tim Satgas Covid-19 belum memberikan (izin) sama seperti sekolah,” katanya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperdaginkop UKM) Kota Serang Mustofa saat ditemui Ekbisbanten.com di Kantor Disperindagkop UKM Kota Serang, Jumat (19/3).

“Bazar bukan ditiadakan tapi lihat situasi kondisi yang berkembang saja,” sambungnya.

BACA JUGA : Disperdaginkop UKM Kota Serang Siap Bagikan 4.000 Paket Sembako Gratis

Selain faktor status Kota Serang yang masih berada pada zona kuning, peniadaan bazar Ramadan tersebut diharapkan turut membantu menekan penyabaran Covid-19 di Kota Serang.

“Mungkin untuk tahun ini juga hampir sama modelnya seperti itu mengingat status pandemi di Kota Serang yang masih belum berubah,” katanya.

Sebagai penggantinya, Pemkot Serang hanya akan membagikan 4.000 paket sembako gratis bagi para kader tenaga kesehatan dan sosial penanganan Covid-19.

“Artinya hanya pembagian sembako saja yang bisa kita lakukan seperti tahun lalu. Dan itu tidak berupa kerumunan hanya diserahkan kepada perwakilan saja yang menerima,” katanya.

Bantuan paket sembako berupa beras, terigu dan gula tersebut akan disalurkan pada awal Bulan Suci Ramadan 2021. “Awal puasa kan sekitar tanggal 13 April 20201, jadi sekitar tanggal 13-20 April 2020 itu akan kita bagikannya,” katanya.

BACA JUGA : Kumpulan Doa-doa Agar Bisnis dan Rezeki Melimpah Luas

Dari 4.000 paket sembako gratis tersebut Mustofoa merinci, tiap-tiap kecamatan diproyeksikan akan mendapatkan 500 paket semabko. “(Bantuan sembako) ini murni gratis. Dan sebenarnya per kecamatan dapat 500 paket sembako. Nanti dari kecamatan disalurkan ke kelurahan,” katanya.

Pada tahun lalu bantuan sembako dari Disperindagkop UKM disalurkan kepada lansia. Namun untuk tahun ini Mustofo bilang akan difokuskan bagi para kader.

“Kalau kemarin itu kita fokusnya ke lansia. Tapi untuk tahun ini sepertinya kita berubah tekankannya (diberikan) kepada kader. Kader itu banyak sekali. Ada yang dari dinas sosial, dan dinas kesehatan. Fungsinya membantu para petugas PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang ada di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Jadi sebagai bentuk ucapan terimakasih. Jadi akan kita berikan bantuan sembako. Karena itu (bantuan) jarang-jarang diberikan,” pungkasnya. (ismet)