Baru Seribu Orang dari Target 18 Ribu Penyandang Disabilitas Yang Sudah Divaksin di Provinsi Banten

| Rabu, 18 Agustus 2021

| 15:14 WIB

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Capaian vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di Provinsi Banten belum cukup menggembirakan. Dari target 18.166 orang yang harus divaksin hingga kini baru enam persen atau 1.062 orang.

[adrotate group="5"]

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Nurhana pada Rapat Koordinasi Teknis Akselerasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas di Provinsi Banten bersama Tim Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia di Kantor Dinsos Provinsi Banten, Rabu (18/8).

“Capaian sekarang masih sangat rendah. dari target 18 ribu baru sekitar 6 persen dari target (sekitar) 1.062 yang sudah dilakukan vaksinasi,” kata Nurhana.

Nurhana menjelaskan, rendahanya vaksinasi Covid-19 ini karena masih minimnya edukasi dan pentinganya vaksinasi bagi penyandang disabilitas. Sehingga, vaksinasi Covid-19 di Banten masih jauh dari harapan.

“Ada bebeberapa hal yang kami rasakan dalam vaksinasi ini menjadi kendala. Memang masih kurangnya edukasi atau pemahaman dan pentingnya vakinasi Covid-19. Sehingga mereka (penyandang disabilitas) enggan untuk divaksin. Ini menjadi kendala yang paling utama,” katanya.

Kendala lainnya kata Nurhana, penyandang disabilitas termakan berita hoax terkait vaksin-vaksin yang memberikan efek samping bagi penerimanya.

“Kedua banyaknya berita hoax yang beredar di masyarakat. Yaitu vaksin-vaksin, setelah divaksin banyak efek samping. Dan itu mungkin yang menjadi penyebab temen-temen penyandang disabilitas menunda untuk divaksin,” katanya.

Tak hanya itu lanjut Nurhana, penyandang disabilitas masih takut dengan adanya efek vaksinasi Covid-19.

“Selanjutnya penyandang disabilitas yang sedang sakit atau hamil, sehingga tidak bisa divaksin. Kemudian bahwa ada juga mereka karena takut, pada kabur. Jadi ketika didatangi petugas ke rumahnya kabur karena takut untuk divaksin,” katanya.

Penyebab rendahnya vaksinasi selanjutnya, penyandang disabilitas menolak vaksinasi bahkan ada yang melawan petugas.

“Termasuk keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) dilapangan juga jadi hambatan. Dan ada juga penyandang disabilitas sudah divaksin sebelumnya dengan vaksin yang berbeda,” katanya.

Sehingga tambah Nurhana, capaian vakisnasi dari target 18 ribuan tersebut belum tercapai.

“Dari 18 ribu itu sebenarnya sudah ada yang divaksin,” katanya.

Untuk diketahui, dari 18.166 penyandang disabilitas di Banten yang akan menerima vaksinasi Covid-19 tersebar di 8 kabupaten/kota. Rinciannya, Kabupaten Serang 5.587 orang, Kabupaten Pandeglang 395 orang, Kabupaten Lebak 4.385 orang, Kabupaten Tangerang 3.419 orang, Kota Tangerang1.053 orang, Kota Cilegon 1.624 orang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 592 orang, dan Kota Serang 370 orang. (ismet)

]]>

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top