Bantu Pasarkan Produk, Pemkot Serang Siapkan Gerai UMKM, Ini Lokasinya

25
Pemkot Serang
Para peserta Rapat Koordinasi Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif di Kota Serang, Jum'at (10/12/2021) (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah membangun gerai UMKM di beberapa wilayah di Kota Serang sebagai sarana promosi kepada masyarakat secara luas.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kota Serang Yudi Suryadi usai pembukaan Rapat Kegiatan Pelaksanaan Perekonomian di Hotel Greenotel Cilegon, Jum’at (10/12/2021).

“Kita sekarang sedang dikembangkan kerjasama dengan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU), kita sedang membangun gerai (UMKM) baik yang di Cipare maupun di Kasemen,” katanya kepada Ekbisbanten.com.

Untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Serang telah menunjuk organisasi perangkat daerah (OPD) bersangkutan sebagai pelaksana penyedia pusat pemasaran produk UMKM di Kota Serang.

“Nanti Disparpora sedang mengembangkan Iwak Banten itu kan nanti mau dikelola oleh Pemkot Serang. Kita himpun nanti produk apa saja yang akan ditampilkan di sana dan dikoordinasikan dengan Dinas Koperasi dan Indagkop,” ujarnya.

Yudi menyadari, yang menjadi kendala para pelaku UMKM saat ini adalah permodalan dan pemasaran. Untuk itu, dalam acara tersebut bukan sekadar sosialisasi, melainkan Pemkot Serang berupaya memfasilitasi pemasaran dan kerjasama dengan BUMN atau lembaga keuangan.

“Kita memang pemasaran belum ada space tempat pemasaran, makanya kita dorong dengan program KOTAKU bangun gerai untuk pemasaran. Kita juga bekerjsama dengan BUMN atau Bank dalam rangka pembinaan UMKM baik dari permodalan dan lain sebagainya,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Walikota Serang Syafruddin mengapresiasi langkah Setda Kota Serang dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi melalui UMKM. Bahkan, dia menyebut pertumbuhan ekonomi di Kota Serang bergantung pada UMKM.

“UMKM di Kota Serang ini lebih dari 200, ekonomi kreatifnya juga lumayan banyak. Kalau menurut saya UMKM, ekonomi kreatif yang di tengah-tengah masyarakat, para pengusaha menengah ke bawah memang ini harus tumbuh di tengah masyarakat, karena perkembangan perekonomian tergantung pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Selain itu, Syafruddin juga mengklaim dalam satu tahun terakhir ini pertumbuhan perekonomian Kota Serang mengalami peningkatan di saat beberapa kota/kabupaten mengalami penurunan.

“Pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun di Kota Serang sudah lumayan bagus, 4 sekian persen dibandingkan dengan kota dan kabupaten lain. Buktinya PAD kita, kota dan kabupaten lain menurun, kita meningkat,” pungkasnya.**