Bank BJB KCK Banten Siapkan Uang Tunai Rp1,2 Triliun Untuk Idul Fitri

72
Pegawai Bank BJB KCK Banten menyiapkan uang tunai pecahan Rp50 ribu untuk kebutuhan nasabah selama Lebaran Idul Fitri 1443 H pada Rabu (27/4/2022). (FOTO: ISMATULLAH / EKBISBANTEN.COM)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Bank BJB Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten menyiapkan uang tunai sebesar Rp1,2 triliun untuk pemenuhan kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ketersediaan uang tunai ini meningkat sekitar 14 persen dibandingkan dengan periode lebaran 2021.

“Untuk periode April 2022 ini, Bank BJB KCK Banten menyediakan likuiditas yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena kita sebelumnya sudah menyampaikan kepada Bank Indonesia pada awal April itu kita sudah mengajukan likuiditas itu Rp1,2 triliun,” kata Manager Operasional Bank BJB KCK Banten Arisendi Subagya kepada Ekbisbanten.com, pada Rabu 27 April 2022.

Dari jumlah Rp1,2 triliun tersebut Arisendi menjelaskan untuk kebutuhan operasional sejumlah kantor cabang Bank BJB di Banten dan untuk ketersediaan dana ATM. Seperti untuk memenuhi di Kantor Cabang Cilegon, Labuan, Pandeglang, Rangkasbitung, dan Balaraja. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat.

“Jadi dari dana Rp1,2 triliun tersebut bukan hanya untuk di KCK saja. Kita juga menyokong sejumlah cabang di bawah kita yaitu, Rangkasbitung, Labuan, Pandeglang, Cilegon dan Balaraja. Itu gabungan lima cabang di bawah koordinator kami,” katanya.

Lebih lanjut Arisendi mengatakan, penyediaan dana tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tren kebutuhan uang di kalangan masyarakat. Alasannya karena kebutuhan uang selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya menjelang Idul Fitri.

“Kebutuhan likuiditas selama Ramadan ini sebesar Rp1,2 triliun. Dan alhamdulillah sudah terserap Rp880 miliar menjelang libur lebaran tanggal 29 April 2022 ini. Mudah-mudahan-mudahan kurang dua hari ini sekitar Rp320 miliar bisa terserap habis semua untuk dibagi dengan cabang lain di bawah koordinasi kami,” terang Arisendi.

Untuk peridoe lebaran tahun 2021 kemarin Arisendi menambahkan, realisasi likuiditas yang disediakan Bank BJB walapun ada pandemi lebih dari Rp1 triliun.

“Dari realisasi tahun lalu selama pandemi saja di Bulan Suci Ramadan satu triliun lima puluh enam miliar. Makanya kita ada kenaikan kurang lebih 14 persen jadi Rp1,2 triliun. Itupun atas permintaan kantor pusat, mengingat kemungkinan pandemi telah berakhir dan pastinya arus mudik juga membutuhkan likuiditas yang cukup tinggi,” katanya.

Jumlah dana yang disediaka itu lanjut Arisendi telah disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan kebutuhan selama Ramadan dan Idul Fitri. Diperkirakan, volume transaksi melalui ATM Bank BJB maupun pengambilan uang tunai di jaringan kantor Bank BJB akan meningkat di periode tersebut.

“Makanya kita mengajukan likuiditas lebih tinggi dari realisasi tahun lalu yakni Rp1,2 triliun,” pungkasnya.***