Bank BJB Jadi Finalis Unit Pengendalian Gratifikasi Terbaik 2020 KPK

32
Foto: Dok. Bank BJB

SERANG, EKBISBANTEN.COM –Komitmen praktik antikorupsi yang konsisten diperlihatkan bank bjb mendatangkan angin segar tersendiri bagi perusahaan. Selain terbebas dari jerat kasus yang mencoreng nama baik sekaligus menghambat proses usaha, langkah-langkah bank bjb dalam mencegah praktik korupsi, khususnya dalam bentuk gratifikasi, diapresiasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan pengumuman resmi yang dikeluarkan KPK, Bank BJB masuk ke dalam daftar lima besar finalis ajang Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Terbaik 2020 yang diselenggarakan oleh lembaga antirasuah tersebut. Saat ini Bank BJB tengah bersaing memperebutkan status sebagai yang terbaik menghadapi empat finalis lainnya pada kategori BUMN/BUMD. Ajang penghargaan ini terselenggarakan dalam rangka untuk memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia (HAKORDIA) yang jatuh pada tanggal 9 Desember.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan keberhasilan bank bjb menjadi finalis dalam ajang antikorupsi paling bergengsi ini tidak dapat dilepaskan dari komitmen kuat dan dukungan penuh yang senantiasa diperlihatkan bank bjb dalam berbagai upaya pemberantasan korupsi.

“Ibarat penyakit, korupsi akan menjalar dan menggerogoti seluruh bagian tubuh dan menciptakan kelumpuhan bahkan kehancuran bagi sebuah bangsa. Karena itu, korupsi harus dicegah. bank bjb melalui Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) yang dimiliki perusahaan, mencoba melakukan upaya pencegahan korupsi sejak dini dan memberantas potensi-potensi fraud hingga ke akar-akarnya demi terhindar dari bahaya korupsi yang tidak hanya melawan hukum dan moral namun juga menciptakan kerusakan struktural,” kata Widi dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12)