Bank Bjb Bangun Sinergi Bisnis Dengan PT RNI

35

Jakarta, Ekbisbanten.com – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk (Bank Bjb) melakukan penandatangan kerjasama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (persero).

Penandangan kerjasama tersebut dilaksanakan di Gedung PT Rajawali Nusantara Indonesia, Jakarta, Kamis (1/8).

Kerjasama tersebut terkait penyediaan fasilitas kredit serta penggunaan fasilitas Internet Banking Corporate Bank Bjb untuk mempermudah pengelolaan keuangan dari PT RNI.

Penandatanganan Kerjasama tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Bjb 
Yuddy Renaldi dengan Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) B. Didik Prasetyo, kerjasama tersebut dilakukan mengenai Jasa Layanan Perbankan.

Direktur Utama Bank Bjb 
Yuddy Renaldi mengungkapkan, Penandatanganan Nota kesepahaman ini dalam rangka meningkatkan sinergi bisnis Bank Bjb dengan PT RNI.

“Selain itu, kita juga akan melaksanakan kerjasama selain funding dan landing,” kata Yuddy Renaldi.

Pihaknya akan melaksanakan kerjasama lainnya seperti sarana layanan perbankan yang membantu dan memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan, yaitu.

“Pemasangan automatic teller machine (ATM), pemasangan electronic data capture (EDC),  penggunaan layanan informasi keuangan perbankan dan payroll service serta sistem pembayaran dan penerimaan yang terintegrasi,” ungkap Renaldi.

Lanjut Renaldi, Dalam kerjasama tersebut Bank Bjb mendapatkan beberapa potensi bisnis, yaitu Bank Bjb menjadi salah satu mitra PT RNI dan anak perusahaan dalam hal penempatan dana di Giro maupun Deposito dan Penyediaan Fasilitas Kredit.

“Fasilitas Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR),” tutur Renaldi.

Renaldi menuturkan, Fasilitas Kredit Pegawai untuk bekisar 11 Ribu Karyawan PT RNI dan anak Perusahaanya, yang baru terealisasi kisaran 800 NoA.

Sebagai informasi, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang agro industri, farmasi, dan perdagangan, Resmi berdiri pada 12 Oktober 1964 RNI sebelumnya merupakan nasionalisasi aset-aset grup konglomerat Oei Tiong Ham Concern (OTHC). (Fikram)