Bank Banten Optimistis Cetak Laba

77
MEGAH: Kantor Bank Banten Cabang Khusus Serang, Jumat (28/5). Foto: Ismatullah / Ekbisbanten.com

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Pemprov Banten resmi memindahkan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) ke Bank Banten, Jumat (28/5).

Menyikapi kabar gembira itu, Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin pastikan perusahaan di bawah kepemimpinannya akan tumbuh berkelanjutan dan meraup laba (profitable).

“Tentunya kita langsung tindak lanjut untuk terus membuat kejayaan Bank Banten. Karena dari situ (kelola RKUD) turunannya banyak sekali. Kita bisa mengoptimalkan Bank Banten ini lebih profitable sehingga pendapatan asli daerah (PAD) juga meningkat,” ujar Agus Syabarrudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler.

BACA JUGA : Mulai Juni 2021, Gaji ASN Pemprov Banten Cair Lewat Bank Banten

Diberitakan sebelumnya, Pemindahan RKUD Pemprov Banten dari Bank BJB ke Bank Banten itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 583/Kep.127-huk/2021 Tanggal 28 Mei 2021 Tentang Penetapan Rekening Kas Umum Daerah Provinsi Banten pada PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk Cabang Khusus Serang.

Selain itu, Pemindahan RKUD juga diperkuat dengan terbitnya SK Gubernur Nomor 580/Kep.126-huk/2021 tgl 28 Mei 2021 Tentang Penunjukan PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk Cabang Khusus Serang Sebagai Tempat Penyimpanan Uang Milik Pemerintah Provinsi Banten.

Agus melanjutkan, setelah RKUD Pemprov Banten pindah ke Bank Banten, perseroan sudah sangat siap membayarkan gaji pegawai ASN di Pemprov Banten.

“Sangat siap, karena kami sudah persiapkan sejak Bulan Maret. Saat saya dilantik saya sudah pastikan semua cabang dan semua unit kerja untuk bisa segera kalau RKUD diluncurkan (pindah ke Bank Banten). Jadi kami sudah reaktivasi semua rekening-rekening pegawai ASN dan sekarang juga karena sudah ada SK Gubernur nya, rekening-rekening organisasi perangkat daerah (OPD) dibuka kembali,” katanya.

BACA JUGA : Kelola RKUD Pemprov, Komisaris Independen Bank Banten: Kepercayaan Itu Harus Dijaga

Untuk itu Agus mengimbau, pegawai ASN tidak perlu khawatir gaji yang disalurkan lewat Bank Banten mengalami gagal bayar.

“Enggak, kita kan sudah biasa. Kalau bank kan (pelayanan) hitungannya detik. Kalau bank sudah terbiasa (dengan) hitungan detik,” katanya.

Jika tidak ada halangan, pembayaran gaji ASN Pemprov melalui Bank Banten akan dimulai pada awal Juni 2021.

“Mulai per Juni 2021 ini karena kan sekarang sudah tanggal akhir bulan kan? Jadi kita mulai,” pungkasnya. (ismet)