Bank Banten Kembali Salurkan Bantuan Bagi Korban Terdampak Tsunami di Pandeglang

41

Ekbisbanten.com – PT Bank Pembangunan Pembangunan Daera Banten (Bank Banten) kembsli menyalurkan bantuan kemanusian berupa ambulance dan kompor gas bagi korban tsunami di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Penyerahan bantuan secara simbolis diserahkan Direktur Utama Bank Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Pemkab Pandeglang, Selasa (23/7).

Direktur Utama Bank Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa Menjelaskan, penyerahan bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Bank Banten kepada warga Pandeglang, yang beberapa waktu lalu terdampak musibah tsunami.

“Bantuan yang Kami berikan berupa satu unit mobil ambulance dan 100 kompor gas beserta tabungnya,” Kata Fahmi Bagus Mahesa.

Fahmi menjelaskan, bantuan yang diserahkan tersebut berasal dari donasi nasabah dan warga Banten yang dihimpun Bank Banten mulai tanggal 23 Desember 2018 pasca tsunami hingga 23 Mei 2019.
Dari pembukaan rekening donasi tersebut terkumpul uang kurang lebih Rp229 juta.

“Ini merupakan uang dari masyarakat yang mendonasikan uangnya untuk korban tsunami dan pada saat kejadian tsunami pun kami langsung menurunkan tim tanggap darurat kelokasi,” ujarnya.

Kata Fahmi, sebelum menyalurkan bantuan tersebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Camat setempat, akhirnya ambulance dan kompor gas yang dibutuhkan.

Pada kesempatan yang sama Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, ambulance ini akan mengangkat drajat kesehatan masyarakat setempat.

“Ini dapat menginspirasi bagi stake holder lainnya. Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Bank Banten,” kata Irna Narulita.

Menurutnya Irna, kehadiran perbankan pada dasarnya untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat salah satunya Bank Banten.

“Semoga eksistensi Bank Banten di dunia perbankan bisa lebih maju dan berkembang untuk meraih kepercayaan masyarakat,” tutur Irna.

Terpisah, Kepala UPT Puskesmas Kecamatan Sumur Ade Supriatna mengatakan, bantuan ambulance tersebut sangat tepat sekali. pasalnya, satu ambulance dari dua yang dimiliki Puskesmas kondisinya rusak.

“Kita memang punya dua ambulance, satu digunakan untuk refferal pasien (merujuk) dan satu lagi untuk operasional namun kondisinya rusak,”ujar Ade Supriatna.

Kata Ade, mbulance yang baru nantinya akan gunakan untuk melayani masyarakat. Sementara itu ambulance yang lama akan digunakan untuk oprasional puskesmas.

Salah satu warga Desa Sumberjaya yang menghuni Huntara Pasir Malang Kecamatan Sumur Jamal mengucapkan, terimakasih atas bantuan yang kompor gas yang diberikan karena sebaian besar masyarakat belum memiliki kompor gas.

“Alhamdulillah bantuannya. Memang ada yang punya kompor tapi belum ada tabungnya,” imbuhnya. (Fikram)