Sabtu, 13 Juli 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

,

APBN di Banten Surplus Rp43,06 Triliun, Belanja Lebih Kecil Dibandingkan Pendapatan

Budi Man

| 30 Oktober 2023

| 16:00 WIB

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten Sugiyarto (tengah) Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo (kiri) dan Kepala DJKN Provinsi Banten Djanurindro Wibowo (kanan) saat memaparkan realisasi APBN di Provinsi Banten hingga 30 September 2023. (Foto: Budiman/Ekbisbanten.com)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Banten hingga 30 September 2023 mengalami surplus sebesar Rp43,06 triliun.

Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten Sugiyarto mengatakan, surplus terjadi karena belanja negara di Provinsi Banten lebih kecil dibanding pendapatan negara yang terkumpul hingga September 2023.

“Untuk suplus APBN tercatat Rp43,06 triliun. Namun dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami perlambata 1,11 persen. Karena realisasi belanja meningkat cukup tajam 4,21 persen tapi realisasi pendapatannya meningkat juga, tetap peningkatannya lebih kecil 2,35 persen,” ujar Sugiyarto pada Konfrensi Pers APBN Kita Regional Banten Bulan September 2023, di Aula DJKN, Kota Serang, Senin, 30 Oktober 2023.

BACA: Pendapatan Negara di Banten Tembus Rp47,9 Triliun

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Banten Djanurindro Wibowo, Pelakasana Tugas Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Banten Wansepta Nirwanda, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Banten Rahmat Subagio, Kepala KPU Tipe C Bea Cukai Soekarno Hatta Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Bappeda Prov Banten Mahdani, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Banten Hario Pamungkas, Fungsional Statistisi Madya BPS Provinsi Banten Awang Pramola, dan Local Expert dari Universitas Tirtayasa Banten Hady Sutjipto.

Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan Banten ini mengatakan, realisasai penerimaan negara di Proivsi Banten per 30 September 2023 sudah mencapai Rp61,61Triliun.

Realisasi penerimaan negara ini tumbuh 2,35 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy).

Pendapatan negara tersebut terdiri dari pendapatan sektor perpajakan senilai Rp50,879 triliun atau 75,43 persen target Rp67,45 triliuan, kemudian pendapatan sektor kepabeanan dan cukai senilai Rp9,54 triliun atau sekitar 74,60 persen dari target Rp12,78 triliun, dan PNBP senilai Rp53,99 miliar dari target Rp64,28 miliar.

Sementara itu, realisasi belanja negara di Provinsi Banten hingga 30 September 2023 sudah mencapai Rp18,54Triliun atau sekitar 70,54 persen dari pagu Rp26,03 triliun.

Belanja negara tersebut meliputi Belanja Kementerian/Lembaga sebesar RP6,25 triliun atau sekitar 63,85 persen dari pagu Rp12,29 triliun dan Tranfer Ke Daerah senilai Rp12,29Triliun atau sekitar 74,51 persen dari pagu Rp16,24 triliun.

Secara lebih rinci, berikut adalah daftar pendapatan dan belanja negara di Banten hingga 30 September 2023:

Realisasi pendapatan negara hingga 30 September 2023

  1. Penerimaan pajak Rp50,879 triliun (naik 2,06 persen)
  2. Kepabeaan dan cukai Rp9,54 triliun (naik 3,11 persen)
  3. Penerimaan negara bukan pajak Rp53,99 miliar (naik 21 persen

Realisasi belanja negara

  1. Belanja Kementerian/Lembaga RP6,25 triliun (naik 4,21 persen)
  2. TKD (Tranfer ke Daerah) Rp12,29 triliun (naik 4,75 persen)

Editor :Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top