Angkasa Pura II Perkuat Ketersediaan APD dan Alat Kesehatan Guna Penanganan Covid-19 di Banten

71
PT Angkasa Pura II (Persero) secara resmi menyalurkan alat perlindungan diri (APD) dan alat kesehatan bagi Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang, RSUD Serang dan Pemerintah Provinsi Banten. (ANGKASA PURA II FOR EKBISBANTEN.COM)

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – PT Angkasa Pura II (Persero) secara resmi menyalurkan alat perlindungan diri (APD) dan alat kesehatan bagi Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang, RSUD Serang dan Pemerintah Provinsi Banten. 

Bantuan yang disalurkan perseroan berupa hand glove sebanyak 160 boks, hazmat sebanyak 4.000 pcs, sepatu boots sebanyak 108 pcs, thermal gun 20 buah, masker surgical 280 boks, wetkins 150 buah, dengan rincian sebagai berikut:

Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi bantuan yang disalurkan oleh PT Angkasa Pura II untuk penanganan COVID-19 ini.

“Saya sangat senang sekali PT Angkasa Pura II memberikan bantuan. Berapa pun besar kecilnya bantuan, yang penting terpanggil karena kemanusiaan. Ada tangung jawab moral bahwa memang krisis covid-19 ini harus menjadi perhatian,” ujar Gubernur Banten.

Director of Finance PT Angkasa Pura II Wiweko Probojakti mengatakan perseroan berharap bantuan yang disalurkan dapat memperkuat ketersediaan APD dan peralatan medis di Banten.

“Pandemi Covid-19 ini menghadirkan tantangan bagi kita semua, dan sudah seharusnya kita bersatu untuk mengatasinya. Semoga APD dan perlengkapan medis yang disalurkan hari ini dapat mencukupi kebutuhan penanganan COVID-19 di Banten,” kata Wiweko Probojakti melalui keterangan resmi secara tertulis, Rabu (15/4).

“Kami mengajak pihak-pihak lainnya juga dapat turut membantu untuk memperkuat ketersediaan APD dan peralatan medis di Banten, dan wilayah lainnya di Indonesia,” jelas Wiweko Probojakti.

Adapun PT Angkasa Pura II juga sudah ditetapkan sebagai Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN untuk wilayah Banten. Sejalan dengan hal tersebut, perseroan mengkoordinasikan BUMN lain di wilayah Banten untuk dapat membantu penanganan Covid-19.

“PT Angkasa Pura II berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjalankan berbagai program dalam rangka membantu penanganan pandemi ini,” ujar Wiweko Probojakti.

Adapun untuk turut mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PT Angkasa Pura II saat ini sudah menetapkan status Minimum Operation terhadap Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.

Melalui status Minimum Operation, Soekarno-Hatta hanya membuka layanan di Terminal 1A, Terminal 2D, Terminal 2E dan Terminal 3. Sementara itu, Terminal 1B, 1C, dan 2F tidak dioperasikan.

“Dengan demikian, alur penumpang di bandara dapat dikondisikan dan personel di lapangan juga bisa menerapkan kerja dari rumah (work from home) sehingga menjaga physical distancing di Soekarno-Hatta,” pungkasnya. (Red)