Angka Pengangguran Provinsi Banten Tertinggi Kedua di Nasional

49
Ilustrasi/mmnews.tv

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat, Provinsi Banten masih menempati urutan kedua jumlah pengangguran tertinggi di Indonesia.

Kepala BPS Banten Adhi Wiriana menyebut, kondisi ini dikarenakan Banten berada diposisi keempat dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) rata-rata yang tinggi dibawah DKI Jakarta, Kepulauan Riau dan Papua.

“Kalau saja upah di Banten lebih kecil mungkin banyak masyarakat indonesia yang memilih wilayah lain sebagai tempat bekerja,” kata Adhi dalam siaran resmi BPS melalui kanal Youtube, Rabu (5/5).

Dikatakan Adhi, angka pengangguran di Banten pada Februari 2021 sebesar 9,01 persen berada diatas Kepulauan Riau sebesar 10,12 persen. Sementara itu pengangguran paling sedikit ada di Sulawesi Barat sebesar 3,28 persen.

“Jika dibandingkan bulan Agustus 2020, angka pengangguran di Banten turun dari 10,64 perse menjadi 9,01 persen,” katanya.

“Turunya presentase pengangguran juga didukung oleh sektor pertanian yang mengalami panen raya pada bulan Maret-April, jadi banyak yang bekerja di bidang pertanian,” imbuh adhi.

Sejalan dengan jumlah penggangguran yang tinggi, ada sebanyak 998 ribu angkatan kerja terdampak pandemi covid-19 pada Februari 2021.

“Kalau dirinci ada 104 ribu jiwa menganggur karena terdampak covid-19, 24 ribu jiwa bukan angkatan kerja, 42 ribu jiwa tidak bekrja karena covid-19, serta ada yang bekerja dengan pengurangan jam sebanyak 829 ribu jiwa,” tutup Adhi. (Raden)