Agar Pendidikan Tetap Berkualitas dari Rumah

4

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Selama empat bulan terakhir, anak-anak harus melakukan kegiatan belajar dari rumah. Namun, tidak sedikit orang tua yang tidak bisa setuju terhadap perubahan rutinitas yang ada dalam proses belajar anak. Karenanya, penting bagi sekolah dan orang tua untuk berkolaborasi agar kualitas belajar anak tidak menurun karena harus dilaksanakan di rumah.

“Tidak hanya kesiapan orang tua dan murid di rumah tetapi kami juga memperhatikan kesiapan guru. Karena itu, saya ingin ingatkan pentingnya untuk mengingat karena perubahan, nilai yang harus diambil untuk perubahan, ”ujar Anbarasu Balrasan, Kepala Sekolah Senior Al Irsyad Satya, Sekolah Islam pada acara tersebut. Merangkul Normal Baru: Bagaimana Generasi Beradaptasi untuk Sekolah yang diadakan Kota Parahyangan, Kamis (23/07/2020).

Anbarasu menambahkan bahwa saat ini tidak hanya anak-anak saja yang belajar tetapi juga para orang tua dan guru. Sekolah Islam Al Irsyad Satya kemudian terlibat dengan orang tua lewat teknologi melalui webinar.

Dengan home based learning, BPK Penabur Bandung melakukan sosialisasi kepada siswa tentang proses pembelajaran. Agar efektivitas belajar tetap terjaga, BPK Penabur Bandung menetapkan waktu belajar hingga main untuk anak-anak. Dari penerapannya kemudian dilakukan pengawasan dan evaluasi.

“Kami melengkapi guru-guru dengan webinar series untuk mempersiapkan pembelajaran menjadi lebih baik, menyenangkan, dan efektif bagi siswa di rumah. Kami juga memikirkan bagaimana tata cara belajar yang  baru jika pandemi ini selesai,” ujar Pengurus Yayasan Bidang Pendidikan BPK Penabur Bandung Peter.

Senada dengan Anbarasun dan Peter, Head of School Cahaya Bangsa Classical School Denise Strickland menuturkan proses pembelajaran di rumah justru bisa menjadi peluang untuk kreativitas dan inovasi. Karenanya, sekolah perlu mencari cara untuk mendukung orang tua yang mendampingi anaknya belajar di rumah.

“Penting bagi sekolah untuk tidak berhenti untuk memberikan pendidikan terbaik dan mendukung orang tua untuk menyampaikan pelajaran kepada anak di rumah. Dan, pemanfaatan teknologi bisa menjadi caranya. Harapannya, kita bisa menjaga anak-anak tetap aman namun juga mendapatkan pembelajaran berkualitas,” tutur Denise. (*/Raden/Marketeers)