Agar JLS Awet, Pemkot Cilegon Bakal Terbitkan Larangan Melintas Truk Angkutan Pasir Basah dan Over Tonase

| 5 September 2023

| 17:00 WIB

Pemkot Cilegon
Plh Asda II Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra (tengah) memimpin rapat koordinasi pemanfaatan Jalan Lingkar Selatan (JLS). (Foto: Diskominfo untuk Ekbisbanten.com)

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Dalam rangka perawatan dan menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan terkendali, Pemkot Cilegon akan menerbitkan larangan terkait truk angkutan pasir basah dan over tonase melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon.

Hal itu diketahui saat rapat koordinasi pemanfaatan JLS di Aula Dinas Kominfo Kota Cilegon yang dihadiri Plh Asda II Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Anggota Komisi IV DPRD Banten Dede Rohana Putra, Kasat Lantas Polres Cilegon, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (5/9/2023).

Plh Asda II Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menjelaskan, penerbitan aturan larangan bagi truk angkutan pasir basah dan over tonase ini akan dibuat guna menjaga JLS dari kerusakan.

Selama ini, kata Aziz, JLS yang notabene dibangun menggunakan APBD Kota Cilegon sudah dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga industri. Hanya saja, ada pengusaha yang melanggar terkait penggunaan angkutan pasir basah dan juga over tonase.

“Hasil pengamatan kami di lapangan, baik Dishub, Dinas PU, dan juga Sat Lantas Polres Cilegon, yang berpotensi merusak JLS adalah angkutan pasir basah dan juga over tonase sehingga jalan lebih cepat rusak,” kata Aziz, sebagaimana dirilis Diskominfo Cilegon.

Sejatinya, Pemkot Cilegon telah memasang rambu lalu lintas di sepanjang JLS seperti larangan parkir, larangan over tonase dan lainnya.

Hanya saja, menurut Aziz penerbitan berupa Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai aturan tambahan sekaligus penegasan dinilai masih diperlukan guna melarang truk angkutan pasir basah dan over tonase.

“Insya Allah sebulan ini Perwal soal pemanfaatan JLS ini jadi. Nanti kalau ada truk melebihi tonase kita akan paksa supaya putar balik untuk mengurangi volumenya. Demikian juga angkutan pasir basah kita akan minta putar balik sampai benar-benar kering,” ujarnya.

Editor :Rizal Fauzi

Tags

Bagikan Artikel

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Scroll to Top