Adakan Aksi Demo, Aliansi Mahasiswa Evaluasi Kinerja Pj Gubernur Banten

19
Aliansi mahasiswa melaksanakan aksi demo menuntut Pj Gubernur Banten turun dari jabatannya. (FOTO: BUDIMAN/EKBISBANTEN).

EKBISBANTEN.COM – Aliansi Mahasiswa Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pemuda Mahasiswa Indonesia (DPW JPMI) Banten mengadakan aksi demonstrasi pada Selasa (24/1).

Aksi demo yang berlangsung di gerbang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Banten itu, bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar.

Tayo selaku koordinator aksi menuntut agar Pj Gubernur Banten untuk diganti dengan alasan banyak peraturan yang ditabrak.

“Kita menuntut agar Pj Gubernur Al Muktabar turun dari jabatannya, karena banyak melakukan mal administrasi,” katanya.

Menurutnya, Pj Gubernur Banten dalam menjalankan roda pemerintahannya menabrak beberapa peraturan pusat dan daerah.

“Ada beberapa peraturan yang dilanggar, dalam selembaran press rilis ada 5. Contohnya pada Pasal 132A Ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2008 tentang Pengesahan, Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala dan Wakil Kepala Daerah,” imbuhnya.

Dalam PP tersebut, Tayo menjabarkan bahwa Al Muktabar tidak boleh melakukan mutasi pegawai dan membuat kebijakan yang bertentangan dengan penyelenggara pemerintah sebelumnya.

Ia menambahkan, Al Muktabar selaku Pj Gubernur Banten seharusnya fokus pada program pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Tolak Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) karena menggangu roda pemerintahan dan suksesnya RPJMD, fokus saja pada RPJMD,” tutupnya.

Sementara itu, aksi lain dengan tema yang sama diadakan oleh aliansi mahasiswa di gerbang utama Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Aliansi yang tergabung dalam Komunitas Soedirman (KM) 30 dan Dewan Perwakilan Cabang (DPC) dan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) Serang turut menyoroti kinerja Pj Gubernur Banten.

“Kita evaluasi terkait kemiskinan di provinsi ini, ironis memang karena Banten sebagai penyokong ibu kota namun terjadi penambahan rakyat miskin,” ujar Latif perwakilan aliansi.

“Kita mendesak agar pemerintah provinsi segera menuntaskan kemiskinan ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Al Muktabar, Pj Gubernur Banten merespon terkait aksi demo yang telah terjadi beberapa waktu ke belakang hingga hari ini.

“Saya tegaskan, saya tidak anti kritik dan terbuka terhadap semua pihak, terkait pergantian jabatan saya, saya hanya mengikuti prosedur yang ada dan fokus pada kerja saja,” pungkasnya.***